Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Inovasi Panca Cinta Antarkan Waka Kurikulum MAN 6 Jombang Raih Juara Guru Berprestasi, Ini Sosoknya

Wenny Rosalina • Rabu, 4 Februari 2026 | 07:27 WIB

 

Wadlihah Nawaningsih, MPdI, Waka Kurikulum MAN 6 Jombang
Wadlihah Nawaningsih, MPdI, Waka Kurikulum MAN 6 Jombang

 

Radarjombang.id – Sosok Wadlihah Nawaningsih, MPdI, Waka Kurikulum MAN 6 Jombang menjadi salah satu guru yang konsisten menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis nilai dan kreativitas.

Perempuan kelahiran Jombang ini berhasil meraih Juara II Guru Berprestasi Tingkat MA dalam ajang Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Kabupaten Jombang 2026, berkat gagasannya mengimplementasikan nilai Panca Cinta Kemenag dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

Dalam ajang Guru Berprestasi tersebut, Ningsih mengangkat inovasi bertajuk Implementasi Panca Cinta Kemenag dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Proyek Poster Digital Madrasah.

Inovasi ini lahir dari keprihatinannya terhadap pembelajaran menulis yang kerap terasa monoton bagi siswa.

”Panca Cinta kini menjadi kebijakan penting di madrasah, apalagi MAN 6 jombang sudah ditunjuk sebagai madrasah piloting.

Madrasah menjadi taman hati penuh cinta. Tempat tumbuh dan berseminya cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta alam/lingkungan, cinta diri dan sesame, dan cinta Tanah Air perlu ditanamkan secara nyata dalam pembelajaran,” ungkapnya.

Melalui materi teks persuasi, Ningsih mengajak siswa menuangkan gagasan Panca Cinta ke dalam poster digital menggunakan aplikasi Canva.

Metode ini terbukti meningkatkan minat dan kreativitas siswa. Mereka tidak hanya menulis satu tema, tetapi mampu mengeksplorasi lima nilai Panca Cinta secara lebih mendalam dan visual.

”Ketika siswa diberi pendekatan yang tepat dan berbasis digital, hasilnya jauh lebih maksimal. Mereka lebih berani berekspresi dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan,” jelasnya.

Inovasi tersebut tidak hanya dibuat untuk keperluan lomba, melainkan terus diterapkan dalam proses belajar mengajar.

Apalagi setelah madrasahnya mengikuti Bimbingan Teknis dan Pendampingan (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar KSKK Kemenag di Surabaya pada November lalu.

Baca Juga: Sosok Anik Maftuhah, Guru PAUD Asal Jombang yang Tekankan Adab sebelum Ilmu

Prestasi Ningsih bukan kali pertama. Pada HAB 2017, ia meraih Juara III.

Tahun 2019, ia mengikuti lomba inovasi pembelajaran tingkat Jawa Timur dan meraih Harapan II dengan karya media menulis teks anekdot berbasis karikatur.

Di tahun yang sama, ia kembali meraih Juara II HAB Kemenag Jombang.

Ningsih menempuh pendidikan sarjana (S1) di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Ia kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Darul ‘Ulum (Undar) Jombang, mengambil program Magister Pendidikan, dan lulus pada tahun 2014.

Di luar lomba, Ningsih aktif mengembangkan diri melalui seminar, workshop, dan kegiatan peningkatan mutu guru.

Ia juga masih menekuni dunia literasi, termasuk menulis puisi, salah satunya pernah diikutkan dalam Aksara Cinta Ramadan. ”Saya juga suka menulis puisi,” terangnya.

Saat ini, Ningsih dipercaya menjadi Sekretaris Pengurus Kurikulum jenjang MA tingkat Kabupaten, sebuah amanah yang memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran madrasah.

”Bagi saya, guru harus terus belajar dan meng-upgrade diri. Dari situlah pembelajaran yang bermakna dan berkarakter bisa lahir,” ungkapnya. (wen/naz)

 

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#guru berprestasi #panca cinta #Man 6 Jombang #inovasi #sosok guru #Jombang #Kemenag Jombang #Hari Amal Bakti 2026