Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tak Hanya Beauty Pageant, Siswi SMA Muhammadiyah 1 Jombang Ini Juga Penulis Muda Berprestasi

Wenny Rosalina • Senin, 12 Januari 2026 | 08:42 WIB

 

 

Aisyah Nur Huwaidaa Elmasnuh sosok Putri Pendidikan Persahabatan Jawa Timur 2025.
Aisyah Nur Huwaidaa Elmasnuh sosok Putri Pendidikan Persahabatan Jawa Timur 2025.

Radarjombang.id - DI balik prestasinya di kontes kecantikan atau beauty pageant dan pendidikan, Aisyah Nur Huwaidaa Elmasnuh juga dikenal seb

agai pelajar yang aktif menulis dan memiliki rekam jejak prestasi yang konsisten sejak usia dini. Siswi SMA Muhammadiyah 1 Jombang ini membuktikan kecantikan dan prestasi akademik dapat berjalan beriringan.

Ketertarikan Aisyah pada dunia literasi tumbuh sejak ia mengikuti ekstrakurikuler jurnalistik. Dari sana, imajinasi dan kepekaan sosialnya dituangkan dalam bentuk tulisan.

Pada 2022, saat masih duduk di bangku SMP, Aisyah berhasil menerbitkan buku kumpulan cerpen berjudul “Konjungsi Rasa Gaia”. Karya tersebut mengantarkannya sebagai penulis terbaik di SMP Muhammadiyah 1 Jombang kala itu.

“Awalnya hanya suka menulis, lalu dibimbing guru jurnalistik. Dari situ saya belajar menuangkan imajinasi dan perasaan ke dalam tulisan,” ungkap Aisyah.

Selain dunia literasi, Aisyah juga aktif mengikuti berbagai ajang pengembangan diri. Rekam jejak prestasinya dimulai sejak tahun 2019 saat ia masuk Top 4 Duta Go Green Kabupaten Jombang. Dari ajang tersebut, Aisyah mulai mengenal dunia modeling dan public speaking secara lebih serius.

Perjalanan prestasinya berlanjut dengan meraih Miss Teen Generation Jawa Timur kategori Best Speech 2022, hingga terpilih sebagai Puteri Pendidikan Persahabatan Jawa Timur 2025. Seluruh pencapaian itu diraih melalui proses latihan panjang, disiplin tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga.

Di tengah kesibukan sekolah kelas XII, Aisyah kini fokus mengikuti bimbingan belajar dan rutin berolahraga. Ia memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kedinasan, dengan prinsip hidup perempuan harus cerdas, mandiri, dan berdaya agar tidak mudah diremehkan.

"Cantik dalam artian yang lebih luas tidak cantik parasnya saja," jelas sulung empat bersaudara ini.

Dibalik Aisyah yang belajar keras untuk mencapai apa yang diinginkan, ada dukungan besar yang didapatkan dari kedua orang tuanya Drs Setiyo Nur Huda, SH MHum dan Elly Shabeth Shoffy E. "Orang tua saya mendukung saya dalam segala hal, tapi orang tua hanya mengarahkan saya yang menentukan sendiri apa yang saya inginkan," jelasnya.

Baca Juga: Perjalanan Karir Siti Qomariyah, Dari Guru Matematika hingga Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jombang

Ia berkisah sejak kecil memang memiliki ketertarikan pada dunia modeling. Sayangnya orang tuanya bingung untuk mengarahkan tidak mengetahui dimana dan kepala siapa belajar modeling di Jombang.

Hingga akhirnya ia belajar tentang modeling secara otodidak, dan mengikuti ajang kecantikan tingkat kabupaten. "Hingga akhirnya bertemu dengan kelas modeling di Jombang saya belajar di sana saat SMP," jelasnya.

Sedangkan kemampuan public speakingnya diasah di kelas modeling Jember. Kombinasi yang menurutnya sudah sangat pas di bidangnya.

Aisyah sempat tertarik dengan bisa paskibra, hingga saat kelas 10 ia fokus di bidang itu. Sayangnya ketertarikan itu tidak membawanya jauh. Karena ia gagal lolos paskibra Kabupaten. Setelah tinggi badannya kurang satu sentimeter.

"Berat badan juga kurang. Kan kalau di modeling diatur sekali kalori karbohidrat dan protein yang masuk. Sedangkan proporsi paskib mengharuskan saya lebih gemuk jadi saya tidak lolos di sana," pungkasnya. (wen/ang)

Editor : Anggi Fridianto
#puteri pendidikan jatim #penulis cerpen #SMA Muhammadiyah 1 Jombang #2025 #Prestasi #berprestasi #siswa Jombang #beauty pegeant #murid #pendidikan