Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Perjalanan Karir Siti Qomariyah, Dari Guru Matematika hingga Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jombang

Wenny Rosalina • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:48 WIB
Siti Qomariyah Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jombang
Siti Qomariyah Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jombang

Radarjombangid – Karier pengabdian di dunia pendidikan dijalani dengan penuh konsistensi oleh Siti Qomariyah, SPd MM. Perempuan kelahiran Lamongan ini kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Seksi (Kasi) SMK pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang. Amanah tersebut menjadi pengalaman pertamanya bertugas di lingkup cabang dinas pendidikan setelah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai pendidik di sekolah menengah kejuruan.

”Baru pertama kali mengemban amanah ini, kami segera mempelajari program-program sebelumnya,” ungkap Qomariyah.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN Sukomulyo 1 Lamongan, kemudian berlanjut ke SMPN 1 Lamongan dan SMAN 1 Lamongan. Kecintaannya pada dunia pendidikan membawanya melanjutkan studi ke IKIP Malang (kini Universitas Negeri Malang) pada 1993 dan lulus pada 1997 dari Program Studi Pendidikan Matematika.

Tak berhenti di situ, ia kemudian menempuh pendidikan magister manajemen di Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya sebagai bekal penguatan kompetensi kepemimpinan dan manajerial.

Selepas lulus S1, Siti Qomariyah memulai pengabdian sebagai guru honorer di SMK PGRI 3 Bojonegoro. Saat itu, ia menetap di Bojonegoro mengikuti suami. Dedikasinya di dunia pendidikan terus berlanjut hingga pada 2008 resmi diangkat sebagai CPNS dan ditempatkan di SMKN Dander Bojonegoro.

Lebih dari 17 tahun ia mengabdi di sekolah tersebut hingga 2025 sebagai guru matematika. Di tengah pengabdian itu, ia terus mengembangkan diri. Pada 2017, ia mengikuti Program Keahlian Ganda dengan mengambil bidang Multimedia. Dari program tersebut, ia kemudian dipercaya mengemban tugas tambahan sebagai Kepala Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV).

Kini, amanah baru kembali dipikulnya. Menjadi Kasi SMK di Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Siti Qomariyah menyebut tengah mempelajari secara detail program kerja tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan penguatan kebijakan ke depan.

Bahkan, dalam paparan internal bersama Kepala Cabang Dinas, ia diminta menyusun prioritas program yang akan menjadi target pada 2026, khususnya terkait peningkatan mutu dan relevansi pendidikan vokasi. ”Prioritas kami adalah bagaimana keterserapan lulusan SMK di dunia kerja bisa semakin optimal. Itu akan kami dorong melalui program-program yang lebih terarah dan terukur,” ujarnya.

Sebagai aparatur sipil negara (ASN), ia menegaskan siap ditempatkan di mana saja demi mendukung kemajuan pendidikan di Jawa Timur. ”Dari Bojonegoro ke Jombang, ini adalah amanah dan bentuk pengabdian saya sebagai pendidik,” pungkas Siti Qomariyah. 

Keluarga Jadi Sumber Kekuatan

Di balik perjalanan kariernya sebagai pendidik dan pejabat struktural, Siti Qomariyah menjalani keseharian yang tidak selalu mudah. Baginya, keluarga menjadi sumber kekuatan utamanya dalam mengabdi di dunia pendidikan.

Wanita berdomisili di Dander Bojonegoro dan 17 tahun lebih mengabdi di SMKN Dander, sang suami Edy S saat ini bertugas di Kediri, sementara anak pertamanya Prana Arisukma bekerja di Semarang. Sedangkan anak keduanya Intan Nur Jannah baru saja menyelesaikan studi dan wisuda. Kondisi ini membuatnya lebih sering menjalani aktivitas seorang diri.

Meski terpisah jarak, Qomariyah menyebut keluarganya tetap menjadi sumber energi terbesar dalam hidupnya. Di waktu-waktu tertentu, mereka menyempatkan diri berkumpul saat libur atau kesempatan khusus. ”Kalau ada waktu luang, kami manfaatkan untuk menikmati waktu bersama. Biasanya anak-anak pulang saat libur. Apalagi yang sudah bekerja, memang waktunya terbatas,” tuturnya.

Ia bersyukur karena memiliki keluarga yang selalu memberikan dukungan penuh. Pada acara pisah sambut di SMAN 3 Jombang, Selasa (6/1) kemarin, ia didampingi putri bungsu dan suaminya.

Dukungan itu ia dapatkan karena keluarganya memiliki visi misi yang sama. Terlebih, suaminya adalah teman sekelasnya saat kuliah dulu, sehingga keduanya memiliki cita-cita yang sama dan saling memahami dinamika pekerjaan masing-masing. ”Support keluarga sangat besar untuk karier saya. Suami sangat mendukung. Karena kami dulu teman satu kelas saat kuliah, jadi sama-sama paham dunia pendidikan dan sama-sama saling support,” ungkapnya.

Baginya, dukungan keluarga adalah bahan bakar utama untuk terus berkiprah, mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan. (wen/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#cabdindik jombang #wanita #Jombang #sosok #karir