RadarJombang.id - Mobilitas Ulin Yudhawati SSi MPd yang tinggi membuatnya harus menjaga kebugaran dengan ekstra.
Salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan mengikuti olahraga yoga yang dilakukan sekali dalam seminggu.
”Dulu saat masih jadi guru ya tiga kali seminggu, sekarang hanya sekali seminggu, karena yoganya di Surabaya. Di Jombang utamanya di Bareng belum menemukan tempatnya,” ungkap Ulin kepala SMAN Bareng, Jombang.
Menurutnya, yoga membuat tubuhnya lebih bugar, fresh dan rileks.
Bahkan yoga menjadi obat ketika tubuhnya terasa sangat lelah.
Yoga menjadi aktivitas yang menyenangkan dan salah satu yang paling ditunggu-tunggu.
Selain yoga, ia juga sangat memperhatikan pola makan.
Ulin mengonsumsi sedikit nasi, tapi dengan banyak sayur dan buah. Dengan gizi seimbang itu membuat kesehatannya terjaga.
”Tapi kadang kalau capek banget ya sakit, harus ke dokter. Tapi, memang pada dasarnya saya suka makan buah dan sayur, jadi nasinya sedikit saja, sudah itu saja tanpa suplemen,” ungkap wanita yang juga hobi menari ini.
Ibu dua anak ini juga harus pandai membagi waktunya.
Senin-Jumat ia aktif bertugas di Jombang, kadang Jumat malam ia bertandang ke Surabaya untuk pulang.
Baca Juga: Halimatussa'diyah, Cara Jitu Salurkan Ide Adalah Melalui Tulisan
Menurutnya, itu merupakan bagian dari konsekuensi dari seorang wanita yang memilih berkarier.
Meski begitu, ia tak lalai pada anak-anaknya. Si sulung tahun ini diterima di Unesa melalui SNBP, sedangkan si bungsu baru naik kelas 2 SD.
”Yang pertama sejak kecil memang sudah biasa ditinggal. Saya kasih fasilitas kayak bimbel, jadi sudah biasa. Sedangkan yang kecil pulang sekolah fullday, TPQ, setelah TPQ les, pulang-pulang tinggal istirahat,” jelasnya.
Meski jauh, komunikasi menjadi kunci kebersamaannya dengan kedua anaknya.
Setiap hari ia menjalin komunikasi intens untuk memantau kegiatan anaknya di Surabaya.
Ulin menerapkan kehidupan disiplin kepada anak-anaknya. Ada juga evaluasi kegiatan, juga reward.
Keduanya diberikan tanggung jawab masing-masing.
”Saya kasih check list, jika semua sudah lengkap, ada reward jalan-jalan ke luar, makanya ketika Minggu saya upayakan free,” jelasnya.
Jika telah selesai, maka Minggu ada reward jalan-jalan untuk sekadar makan di luar.
”Wisatanya ya alam, ya kuliner. Dekat-dekat sini saja, paling jauh nyebrang Jembatan Suramadu ke Madura,” katanya.
Selain itu, ilmu agama menjadi salah satu hal paling penting, sebagai bekal anak-anaknya untuk menjalani kehidupan.
”Iya, agama itu sangat penting, makanya kalau bisa anak kedua ini mondok, tapi saya serahkan kepada mereka bersedia atau tidaknya, karena mereka yang menjalaninya,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz