Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Maya Novita, Politisi Jombang yang Mandiri dan Menginspirasi Kaum Wanita

Wenny Rosalina • Rabu, 24 April 2024 | 15:00 WIB
Maya Novita, Sekretaris Komisi C DPRD Jombang
Maya Novita, Sekretaris Komisi C DPRD Jombang

RadarJombang.id -  Wanita mandiri itu wajib dan harus, begitu menurut Maya Novita, politisi asal Jombang.

Momen peringatan Hari Kartini 21 April Maya mengajak wanita untuk mandiri, tidak bergantung orang lain bahkan bisa membantu perekonomian keluarga itu penting.

Zaman sekarang wanita memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam beragam bidang.

”Emansipasi wanita itu tentang bagaimana dapat berkembang dan maju dari waktu ke waktu tanpa menghilangkan jati diri dan kodratnya sebagai wanita dan seorang ibu,” ungkapnya.

Sekretaris Komisi C DPRD Jombang dari Fraksi Golkar, periode 2019-2024 ini merupakan sulung dari tiga bersaudara dari pasangan Arman Hidayat dan Hj Tri Dyah Rahayuningyas.

Kedua orang tuanya, adalah kakak dari  mantan Bupati Jombang periode 2013 /2018.

Maya lahir di Desa Sepanyul, Kecamatan Gudo, 8 Agustus.

Maya dibesarkan di Surabaya. Ia menempuh pendidikan TK dan SD di Gresik, selanjutnya melanjutkan ke SMPN 1 Gresik dan SMAN 1 Gresik.

Usai lulus jenjang SMA, Maya menempuh kuliah di Universitas Udayana Bali angkatan 1992.

Selama kuliah, ia tinggal di Bali sampai tahun 1996 yang akhirnya menikah dengan Alm. Ir Adi Pramono.

Dari perkawinannya itu, ia  dikaruniai  seorang putri drh Salsabila Cindy Pravita yang juga telah menikah dengan salah satu karyawan BUMN.

Baca Juga: Erna Kusrini, Sosok Guru Wanita SMKN 3 Jombang yang Penuh Totalitas dalam Bertugas

Maya yang sempat tinggal di Jakarta Hingga 2009  ini merupakan pemilik salah satu perusahaan percetakan dan digital printing di Jombang.

”Saya selalu memberikan inspirasi bagi kaum wanita agar  mampu berperan membantu perekonomian keluarga,” ungkap ibu satu anak ini.

Menurut maya, pada era saat ini, melihat perempuan menjadi sosok wanita karier adalah hal yang wajar.

Bahkan tidak jarang saat ini melihat perempuan menjadi pemimpin pada suatu organisasi.

Terkadang beberapa sisi melihat bahwa wanita berkarier harus mengorbankan keluarganya.

Lantas manakah yang lebih baik? Berkarier atau Berkeluarga? Ya, jawabannya tentu semuanya baik.

”Karena setiap orang memiliki caranya masing-masing dan tentunya hal itu merupakan pilihan yang terbaik bagi diri dan keluarganya. Tidak ada yang lebih unggul maupun lebih kurang,” imbuhnya.

Menjadi Ibu dan memilih berkarier tentunya memiliki tantangan yang luar biasa, terutama dalam hal membagi waktu antara karier dan pekerjaan.

Politikus Partai Golkar tips yang bisa dilakukan agar bisa seimbang diantara mengurus rumah tangga dan menjadi wanita karier.  

Manajemen waktu, menurutnya adalah pondasi utama agar sukses dalam membagi dalam dua kegiatan.

"Agar keduanya berjalan dengan seimbang yaitu rumah tangga dan karier bisa sama-sama dikendalikan, maka perlu manajemen waktu yang tepat,” ungkapnya.

Alokasikan waktu yang tepat, misalkan ketika di rumah.

Baca Juga: Sri Rahayu, Wanita Mandiri yang Punya Hobi Jelajah Alam

Fokus pada kegiatan yang ada di rumah seperti menyiapkan hidangan, membereskan rumah dan membersamai buah hati.

Ketika berada di rumah berarti fokus hanya yang ada di rumah.

”Anda juga dapat mengatur jadwal weekend Anda dengan kegiatan favorit keluarga yang bisa membuat family time ini terasa sehingga keluarga tetap bisa merasakan kehadiran dan kasih sayang yang sepenuhnya,” tandas Maya. (wen/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#mandiri #politisi #wanita #Jombang #inspirasi