JOMBANG - Sebagai pebisnis, Diyah tidak pernah melupakan tugas utamanya sebagai ibu dan istri dalam keluarga.
Baginya keluarga tetap menjadi prioritas utama, karenanya membagi waktu jadi hal penting juga buatnya.
"Alhamdulillah, dengan manajemen waktu yang baik saya bisa membesarkan anak-anak saya dengan baik pula," ungkap ibu tiga anak ini.
Menurut Diyah, awalnya tidak mudah, namun itu adalah bagian dari perjuangannya.
Setelah terbiasa, kini ia justru sukses mendidik anak-anaknya, baik dalam penanaman karakter maupun pendidikan.
Anak pertamanya dr Chusnia Wardani telah ia nikahkah dengan dr Ari Budi Perdana.
Kini ia juga telah menimang cucu Kenzie Muhammad Fahriansyah Budi. Anak kedua Hasnaul Afifah, telah ia antarkan lulus sarjana psikologi.
Dan si bungsu Machwal Maulana kini tinggal di Islamic Boarding School Al-Izzah, Batu.
Dalam pendidikan, istri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jombang Drs Masduqi Zakaria MSi ini tidak pernah memaksakan kehendaknya keopada anak-anaknya.
Ia memberikan kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih pendidikan yang diinginkan.
”Tugas sebagai ibu hanya mengarahkan dan mendukung,” imbuhnya.
Baca Juga: Sayyidah Jumati Rodiyah: Bimbing dan Motivasi Murid Berinovasi
Seperti Anak bungsunya yang kini tinggal di pondok pesantren. Menurutnya pendidikan agama penting diberikan sebagai pondasi awal.
"Saya tawarkan, alhamdulillah langsung mau, tapi kalaupun tidak mau boleh memilih pendidikan yang lain, saya jelaskan plus minusnya ketika mondok," jelasnya.
Sebagai ibu, Diyah selalu mencurahkan perhatiannya kepada anak-anaknya.
Hingga kini, ia terbiasa menampung curhat anak-anaknya.
Melalui itu, ia dapat membangun ikatan kuat antara ibu dan anak, dapat menyelipkan nasihat-nasihat, serta mengawasi anak dalam pergaulan. (wen/naz/riz)
Editor : Achmad RW