JOMBANG - Tidak hanya mahir di bidang ilmu Matematika, Sri Uma Mulyani SPd juga terampil membuat dan membawakan karya puisi.
Hal itu, tak lepas dari hobi membaca dan menulis yang sudah sejak lama ia tekuni.
”Membaca dan menulis puisi adalah salah satu hobi saya, selain menulis,” kata ibu dua anak ini.
Dalam menulis puisi, ia tidak hanya mendapatkan inspirasi dari buku-buku yang ia baca, tapi juga memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang saat ini.
Seperti Canva AI serta Chat GPT. ”Dalam menyusun puisi saya kolaborasikan dengan bantuan teknologi informasi yang berkembang saat ini,” jelasnya.
Pada masa mudanya, Uma aktif di olahraga bola voli.
Saat duduk di bangu SMA, sekitar tahun 1991, ia sering kali menjadi atlet voli yang aktif mengikuti kejuaraan di tingkat kabupaten atau di tingkat provinsi.
”Tapi tidak saya lanjutkan untuk latihan, karena diminta orang tua untuk fokus belajar. Waktu itu memang saya awal kelas 3 SMA,” katanya.
Namun, setelah menjadi guru, ia juga tetap bisa berprestasi.
Pada 2015 lalu, ia menjadi juara tiga tingkat kabupaten, pada event olimpiade guru matematika SMP.
Saat ini ia menjadi salah satu calon guru penggerak angkatan kesepuluh.
Uma memiliki jiwa yang pantang menyerah.
Terhitung, ini kali ketiga ia mendaftar menjadi CGP, dan baru diterima.
Mengikuti guru penggerak, ia ingin menjadi guru yang dapat membuat perubahan dinamika belajar. Lebih leluasa mendapatkan dan berbagi ilmu.
”Sangat wajar, jika kesibukan semakin bertambah, tapi apa yang diperoleh nantinya jauh lebih membawa manfaat baik bagi diri sendiri maupun bagi orang-orang di sekitar kita, aamiin,” harapnya. (wen/naz)
Editor : Achmad RW