Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Luis Ardiana: Wanita Harus Bisa Bekerjasama dalam Rumah Tangga

Wenny Rosalina • Rabu, 4 Oktober 2023 | 14:40 WIB

 

Luis Ardiana, guru SMAN Kabuh
Luis Ardiana, guru SMAN Kabuh

JOMBANG - Menurut Luis Ardiana, kokohnya rumah tangga dibangun suami dan istri.

Karena itu dibutuhkan kerjasama dalam semua kegiatan rumah, termasuk mendidik anak.

”Dalam hal anak, memang harus ada yang berkorban,” kata istri Moh Affifudin Zuhri ini.

Sejauh ini, dia sudah terbiasa berbagi tugas dengan sang suami.

Terlebih anak samatawayangnya yang baru berusia 5 tahun harus menjalani serangkaian terapi khusus.

Suami mengorbankan pekerjaannya untuk bisa mendampingi anak. ”Giliran saya libur, ganti suami yang bekerja,” ungkap warga Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang ini.

Luis sendiri juga harus bisa memberikan banyak waktu dengan anak dan keluarga.

Karena itu dia tidak mengambil kesempatan menjadi guru penggerak.

Padahal, kesempatan ini pernah diikutinya dengan mendaftar sebagai guru penggerak 2020 lalu.

Setelah kandas di seleksi tahap kedua, sampai sekarang belum pernah mendaftar lagi.

”Saya belajar dari masa lalu, ketika saya sibuk dengan pekerjaan, waktu untuk anak saya menjadi sedikit,” jelasnya.

Karena itu ketika libur ia lebih banyak mengisi waktunya di rumah. Kadang sekadar jalan-jalan bersama di alun alun Jombang.

”Kata psikolog anak saya memang harus sering-sering dibawa untuk berinteraksi dengan banyak orang, bermain dengan teman-teman seusianya, jadi sering dibawa ke alun alun untuk jalan-jalan,” ungkapnya.

Dalam hal pekerjaan rumah, ia juga berbagi dengan suaminya. Tidak dikerjakan sendiri.

Apalagi pukul 06.30 WIB, harus sudah menanggalkan semua pekerjaannya di rumah untuk berangkat mengajar ke SMAN Kabuh.

”Alhamdulillah, sama-sama saling mengerti, bagaimana kewajiban saya sebagai ASN, kita berbagi peran, karena anak sedang membutuhkan perhatian khusus, jadi salah satu harus ada yang rela berkorban,” pungkasnya. (wen/bin/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#ASN #wanita #Guru #SMAN Kabuh #Ibu