Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Daru Hastarini, MC Perempuan Andalan Pemkab Jombang

Achmad RW • Rabu, 29 Maret 2023 | 14:15 WIB
Daru Hastarini
Daru Hastarini
JOMBANG – Nama Daru Hastarini SE sudah akrab di telinga masyarakat Jombang. Hampir di setiap event-event yang digelar Pemkab Jombang, wajah Mbak Daru, sapaan akrabnya, selalu nampang. Kepiawaiannya membawakan sebuah acara menjadikannya dipercaya jadi MC andalan pemkab.

”Seorang MC yang baik dituntut mampu membuat suasana acara yang menyenangkan, menjaga mood audiens agar tetap nyaman,” ungkap Mbak Daru yang juga Analis Keprotokolan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Jombang.

Bakat Mbak Daru menjadi MC sudah ditempa sejak kecil. Sejak duduk di bangku SD, ia sudah kerap dipercaya menjadi pembawa acara. ”Dulu itu karena terpaksa, karena postur tubuh saya yang kecil. Saat upacara saya tidak bisa bertugas jadi pembawa bendera, tapi selalu ditempatkan sebagai MC,” kenangnya.

Kebiasaan sejak SD itu terbawa hingga SMP, SMA, bahkan hingga duduk di bangku kuliah, ia kerap dipercaya menjadi MC pada setiap kegiatan. ”Saat saya kuliah di STKIP PGRI Jombang dulu, saya sering ditunjuk sebagai MC,” terangnya.

Ia menempuh pendidikan sarjana di STKIP PGRI Jombang Jurusan Pendidikan PPKN. Sembari kuliah, ia juga menjadi guru tidak tetap (GTT) di SMPN 1 Jombang selama kurang lebih tujuh tahun. Daru kemudian diangkat menjadi PNS tahun 1999 menggunakan ijazah SMA.

Ia ditempatkan di bagian Humas Setdakab Jombang. ”Saya sempat dipindahkan ke bagian umum hanya tiga tahun, terus kembali lagi ke bagian protokol sampai sekarang,” jelasnya. Ia kemudian kembali kuliah di STIE Dewantara Jombang Jurusan Ekonomi dan lulus tahun 2006.

Menurutnya, seorang MC yang baik dituntut untuk mampu membuat suasana acara yang menyenangkan bagi audiensMaka dengan sikap yang ceria, ramah, dan memiliki sedikit rasa humor dapat membuat acara menarik dan tidak membosankan atau monoton.

Meski sudah kenyang pengalaman menjadi MC, Daru selalu mempersiapkan diri sebelum tampil. Baik terkait materi maupun penampilan. ”Kan biasanya malam kami diberi tahun tugasnya di mana, acara apa, saat itu saya mempersiapkan diri,” kata nenek dua cucu ini.

Untuk bisa menyatu dengan forum, minimal Daru harus hafal mars yang akan dibawakan pada acara tersebut. ”Sekarang teknologi serba mudah, saya cari di YouTube tentang mars, saya hafalkan semalam, keesokan harinya saya bisa mengikuti acara dan berbaur dengan audiens.” jelasnya.

Menurutnya, sudah menjadi hal wajib, seorang membawa acara membuat audiens tetap nyaman. Salah satu yang dilakukan adalah menjaga senyuman. Menurutnya, senyuman dapat membuat orang nyaman dalam melihat. Juga membuat intonasi kata-kata yang ia sampaikan lebih indah. ”Tidak usah kata-kata yang bertele-tele bahasanya, yang penting senyum saja, karena senyum juga bagian dari performa kita selain kata-kata yang telah kita siapkan,” ungkapnya.

Tidak pernah mengenyam pendidikan formal terkait MC, Daru mendapatkan ilmunya dari pengalaman, ditambah dengan pelatihan atau seminar yang diisi pembawa acara skala nasional. ”Karena mau menjadi mampu. Menjadi pembawa acara itu gampang, tapi membawa acara yang baik itu sulit,” kata ibu dua anak ini.

Bulan ini adalah bulan terakhir Daru berdinas. Per 1 April nanti, ia memasuki purnatugas sebagai ASN. Setelah purnatugas nanti, Daru sudah memiliki gambaran akan fokus dalam kegiatan pramuka. Ia merupakan pembina pramuka SMPN 1 Jombang. Ia juga pembina muda pramuka Kwarcab Jombang dan pelatih pramuka.

Sejak kecil, ia aktif di kegiatan pramuka. Baginya, di pramuka ia menjadi diri sendiri, dan tidak membedakan siapa pun dengan latar belakang apa pun. ”Saya sudah merasakan pramuka sejak kecil, sejak masih siaga, penggalang, penegak saya merasakan semua,” ungkapnya.

Rutin Minum Air Hangat dan Makan Kencur

UNTUK menjaga kualitas suaranya, Daru rutin mengkonsumsi air hangat setelah makan. Ia juga rutin mengkonsumsi kencur bakar jika suaranya habis atau ketika badan kurang sehat.

”Pesan ibu saya hanya satu, yaitu minum air hangat setelah makan, setelah itu saya lakukan, alhamdulillah semua terasa manfaatnya,” jelas istri Toto Subiyanto ini.

Kebiasaan itu ia lakukan sejak dulu. Jika ia mengalami masalah pada suaranya, misalnya suara habis karena batuk, resep yang ia pertahankan adalah kencur. Kencur dihangatkan dengan dibakar atau dipanggang, setelah lunak dikuliti, diberi sedikit garam, kemudian dimakan langsung. ”Itu enak sekali rasanya, karena saya memang sudah terbiasa seperti itu,” jelasnya.

Menjadi analis protokol, ia harus siap bertugas tujuh hari dalam seminggu. Ia mengaku beruntung memiliki suami yang mendukung seluruh kegiatannya. Begitupula dengan kedua anaknya, yaitu Pandu Wicaksono dan Desita Laksmisari yang bangga dengan eksistensi ibunya dan selalu mensupport.

Di hadapkan dengan kegiatannya yang padat, Daru dituntut bisa membagi waktu. Misalnya, mengerjakan tugas rumah saat malam. Seperti menyapu, mencuci, dan menyiapkan bahan masakan yang akan ia olah keesokan harinya. ”Anak saya ada yang di Bank Jombang, dan ada yang jadi ASN. Mereka mengatakan, pengen contoh bundanya memang, dan saya juga bukan kategori ibu yang memaksa harus ini atau itu, semua saya dukung dan saya doakan yang baik-baik,” jelas wanita yang lahir di Jombang, 19 Maret 1965 ini.

Setelah purnatugas mulai Sabtu (1/4) nanti, rencananya, kegiatan diisi dengan kegiatan pramuka, momong cucu, aktif di pengajian sekitar rumahnya di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. Juga aktif di kegiatan banjari yang terpusat di rumahnya. ”Saya juga suka kerajinan tangan, seperti membuat buket, itu sangat suka, mengolah sesuatu yang remeh menjadi yang yang indah,” jelasnya.

Selama Ramadan, untuk menjaga badan agar tetap fit dan sehat, ia dan keluarga wajib makan tiga kali sehari. Yaitu saat sahur, saat berbuka, dan setelah salat Tarawih. ”Kalau saya sukanya makan ikan, sayur, kuah, kalau ayam dan daging saya sangat tidak suka. Yang penting minum air hangat setelah makan, atau membuat minuman jahe campur kencur,” pungkasnya.  (wen/naz/riz) Editor : Achmad RW
#perak #bandarkedungmulyo #Kesamben #peterongan #MC Kondang #Rubrik Wanita #denanyar #wanita #kudu #Tambakberas #Mojowarno #MC Pemkab Jombang #plandaan #Mojoagung #Ngusikan #Ploso #Daru Hastarini #Jombang #Kota Santri #Sumobito #durian #Gus Dur #Megaluh #tembelang #diwek #jawa pos radar jombang #Ringin contong #Rejoso #tebuireng #bareng #Mbak Daru #makam gus dur #kabuh #Wonosalam #MC Andalan