’’Pagi jam setengah tujuh saya harus sudah di sekolah. Harus mengantar anak dulu ke SDN Mojodurur 2,’’ ungkap ibu dua anak ini.
Anak pertama, Kaisah Nurina W, duduk di bangku SD. Sementara si bungsu, Ghazan Tahsiin M, kini di TK Negeri Pembina Mojowarno. Setelah semua tanggungjawabnya menjadi ibu dan istri selesai, ia baru berperan menjadi guru.
Kunci untuk bisa memenuhi semua tanggungjawabnya adalah kepercayaan. Ia harus percaya, jika anak-anaknya aman berada di sekolah. Ketika anak-anaknya pulang, mereka juga akan aman bersama ayahnya, Karsunin Pundi Utomo, juga bersama asisten rumah tangga.
’’Selama di sekolah, saya tidak terganggu dengan hal-hal di luar kegiatan mengajar,’’ jelas wanita kelahiran Jombang 4 Agustus 1985 ini.
Salah satu cara healing terbaik baginya adalah bermain musik. Aulia sedang suka bermain musik karawitan bersama siswa dan teman-teman guru lainnya. Ia bisa memainkan gitar hingga nyinden.
’’Main musik sudah cukup menghibur bagi saya,’’ kata pembina paduan suara Smekenmo Voice ini.
Hari libur di rumah ia manfaatkan untuk quality time bersama keluarga. Seperti memasak, jalan-jalan sekitar Jombang, kulineran, dan karaoke di rumah. ’’Kadang sore ngantar anak, kebetulan anak pertama saya atlet panahan,’’ katanya.
Kesibukannya yang padat tak lepas dari dukungan suami. Menurutnya, sang suami sangat mengerti kesibukannya, memberikan restu, bahkan mengantar ketika ada kegiatan di luar.
’’Kita sama-sama guru, jadi beliau sangat mengerti, kebetulan anak-anak dengan ayahnya juga sangat dekat. Jadi bekerjasama menyelesaikan semua tugas bersama-sama,’’ bebernya. Editor : M Nasikhuddin