Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

6 Destinasi Wisata Sejarah di Mojokerto: Dari Candi Hingga Museum Berisi Peninggalan Majapahit

Magang • Rabu, 23 Oktober 2024 | 00:16 WIB
Ilustrasi wisata sejarah di Mojokerto
Ilustrasi wisata sejarah di Mojokerto

RadarJombang.id - Kabupaten Mojokerto terkenal akan kekayaan sejarahnya yang mampu menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kabupaten Mojokerto, menjadi saksi sejarah pertumbuhan tanah Jawa karena memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit.

Hal itu, membuat Kabupaten Mojokerto seringkali dijuluki sebagai Bumi Majapahit yang pastinya hal ini mempunyai nilai historisnya yang tinggi.

Hal ini menjadikan Kabupaten Mojokerto mempunyai banyak wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi terutama di akhir pekan.

Berikut beberapa rekomendasi wisata sejarah yang wajib kamu kunjungi ketika berkunjung ke Kabupaten Mojokerto:

1. Candi Tikus

Candi Tikus di Mojokerto
Candi Tikus di Mojokerto

Candi Tikus terletak di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Candi ini dulunya sebagai petirtaan suci bagi umat hindu maupun budha yang dibangun sebagai replika Gunung Mahameru.

Candi Tikus diperkirakan dibangun antara abad 13-14M. Harga tiket masuk candi tikus pun sangat terjangkau yakni sebesar Rp 3000.

Fasilitas didalam Candi ini pun cukup beragam, seperti area parkir, pusat informasi, loket masuk, toilet, tempat ibadah, rumah makan, spot foto, tempat duduk dan gazebo, dan pusat cenderamata.

Candi tikus dapat dikunjungi setiap hari pada pukul 07.00-16.00 WIB.

 

2. Candi Bajang Ratu

Candi Bajang Ratu, salah satu wisata sejarah Majapahit di Mojokerto
Candi Bajang Ratu, salah satu wisata sejarah Majapahit di Mojokerto

Candi Bajang Ratu terletak di Jalan Candi Bajang Ratu, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Candi ini merupakan candi peninggalan kerajaan majapahit. Candi Bajang Ratu berbentuk pintu gerbang tipe paduraksa, atau gapura yang memiliki atap.

Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke13-14 M, dan diyakini merupakan tugu peringatan untuk menghormati Jayanegara, raja kedua Majapahit yang wafat pada tahun 1328.

Candi Bajang Ratu terbuat dari batu andesit dan diapit oleh relief serta ukiran hias yang indah.

Candi ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung seperti, toilet, area parkir, musala, dan beberapa tempat makan.

Tarif masuk mengunjungi candi ini pun cukup terjangkau, yakni sebesar Rp 3.000. Candi Bajang Ratu dapat dikunjungi setiap hari, pada pukul 08.00-15.00 WIB.

3. Candi Brahu

Candi brahu, salah satu objek wisata sejarah Majapahit di Mojokerto
Candi brahu, salah satu objek wisata sejarah Majapahit di Mojokerto

Candi Brahu terletak di Dukuh Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, lebih tepatnya di sekitar Jalan Raya Mojokerto-Jombang.

Candi ini diduga berfungsi sebagai tempat pembakaran jenazah raja-raja Brawijaya, namun dari hasil penelitian menunjukkan tidak ad bekas abu atau mayat, karena bilik candi sekarang sudah kosong.

Candi ini diperkirakan candi budha dan dibangun pada abad 15M. Salah satu keunikan Candi ini, ialah struktur bangunannya.

Candi ini menghadap barat, berdenah dasar persegi panjang dengan ukuran 18 x 22,5 meter dan tingginya mencapai sekitar 20 meter.

Candi juga ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas pendukung seperti lahan parkir, pusat informasi dan sejarah, toilet, gazebo, spot foto, dan tempat makan.

Untuk dapat mengunjungi candi ini, pengunjung akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 3.000. Candi Brahu dapat dikunjungi setiap hari pada pukul 06.00-18.00 WIB.

4. Candi Gentong

Candi Gentong, wisata sejarah di Mojokerto
Candi Gentong, wisata sejarah di Mojokerto

Candi Gentong terletak di Desa Jambu Mente, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, atau lebih tepatnya di sebelah timur Candi Brahu.

Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit, khususnya periode pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389 M).

Candi Gentong diyakini dibangun untuk upacara Sraddha memperingati meninggalnya Tribuwana Tungga Dewi, ibu dari Hayam Wuruk.

Candi Gentong terbagi menjadi dua, yakni gentong I disebelah selatan dan gentong II berada disebelah utara dalam sumbu garis yang sama.

5. Museum Majapahit

beberapa koleksi museum Majapahit, salah satu wisata sejarah di Mojokerto
beberapa koleksi museum Majapahit, salah satu wisata sejarah di Mojokerto

Museum Majapahit atau yang lebih sering dikenal dengan Museum Trowulan, terletak di Jalan Pendopo Agung, Nglenginguk, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Koleksi museum ini didominasi oleh benda cagar budaya peninggalan Majapahit, yang terdiri di beberapa bidang seperti, bidang irigasi, pertanian, arsitektur, perdagangan, perindustrian, agama, dan kesenian.

Seluruh koleksi museum ditata di dalam gedung, halaman, dan pendopo museum, Koleksinya pun cukup beragam, mulai dari alat-alat rumah tangga, koleksi mata uang kuno, koleksi relief, komponen dan miniatur candi, koleksi arca, koleksi prasasti, dan lainnya.

Tarif masuk mengunjungi museum ini sangat terjangkau yakni sebesar Rp 5.000. Museum Majapahit dapat dikunjungi setiap hari pada pukul 08.30-15.30 WIB.

6. Kolam Segaran

Kolam Segaran, wisata sejarah di Mojokerto
Kolam Segaran, wisata sejarah di Mojokerto

Kolam Segaran terletak di Dusun Unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kolam Segaran merupakan salah satu kolam peninggalan Kerajaan Majapahit.

Namun belum diketahui secara pasti fungsi dari kolam ini, menurut masyarakat sekitar, kolam ini dulunya berfungsi sebagai tempat rekreasi dan menjamu tamu Kerajaan Majapahit.

Namun Kolam Segaran juga diperkirakan berfungsi sebagai bendungan tempat menampung air karena terdapat saluran air masuk dan keluar. Kolam ini dapat dikunjungi setiap hari dan buka 24 Jam. ( Helen Setyaningsih )

Editor : Achmad RW
#rekomendasi #majapahit #Mojokerto #wisata #destinasi #sejarah