RadarJombang.id - Mayoritas orang menggemari yang namanya “berwisata”. Berwisata dapat diartikan sebagai hari bebas atau waktu beristirahat dari segala kesibukan dan kegiatan harian.
Berwisata sendiri memberikan banyak pengaruh positif seperti meredakan suntuk, stress, lelah, dan mengusir pikiran negatif.
Setelah berwisata, harapannya tubuh akan me-recharge energi sehingga lebih produktif dan bersemangat melanjutkan aktivitas.
Berwisata dapat pula menambah keharmonisan antaranggota keluarga dan meningkatkan kasih sayang. Mengistirahatkan tubuh sejenak penting menjaga kebugaran dan kelelahan berlebihan.
Seperti kota-kota lainnya, Jombang juga memiliki berbagai wisata menarik. Tempat berlibur di Jombang bukan hanya seputar tempat wisata religi.
Jombang memiliki beberapa pilihan tempat wisata yang cocok untuk keluarga sekaligus tempat bagi anak belajar dengan cara menyenangkan. Berikut ini wisata edukasi yang ada di Jombang:
1. Bale Tani
Wisata alam dan edukasi Bale Tani menjadi salah satu tempat favorit bagi warga Jombang untuk menghabiskan waktu dengan biaya miring.
Pengunjung Bale Tani dapat berkeliling sepuasnya di area wisata dengan membeli tiket masuk seharga sepuluh ribu rupiah.
Keunggulan yang dimiliki Bale Tani yaitu banyaknya spot foto atau sudut-sudut foto berkonsep alam atau natural.
Hal ini sejalan dengan konsep awal pembangunan Bale Tani yang ditujukan sebagai kawasan pelatihan bertani, agrikultur, hidroponik, dan peternakan.
Berkunjung ke Bale Tani, masyarakat khususnya anak-anak dapat mengenal berbagai hasil tanam sekaligus cara produksinya.
Selain dapat belajar tentang tanaman, Bale Tani juga memiliki kolam renang untuk bermain bersama keluarga.
Menikmati suasana alam dan udara segar di Bale Tani dapat memunculkan pikiran positif dalam tubuh.
Wisata Bale Tani berada di Jalan Dokter Soetomo No.24, Serning, Banjaragung, Kec. Bareng, Kabupaten Jombang.
2. Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (MINHA)
Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari atau MINHA diresmikan Presiden Jokowi pada 18 Desember 2018. Museum dibentuk sebagai pusat edukasi tentang perkembangan Islam di Indonesia.
Terdapat banyak dokumen dan buku-buku yang menjelaskan proses perkembangan Islam dipamerkan di museum.
Museum juga memajang foto-foto tentang perjuangan tokoh-tokoh Islam Indonesia.
Harapan dibangunnya museum ini yaitu untuk memotivasi anak-anak muda supaya tetap mengingat nilai-nilai gotong royong, peduli, toleransi, menghormati kebhinekaan seperti yang telah diajarkan dalam Islam.
Mempelajari tokoh-tokoh Islam Indonesia juga sebagai penggerak supaya anak-anak dapat tetap melanjutkan dan mempertahankan keutuhan bangsa.
Salah satu fakta penting yang dapat diketahui melalui museum yakni tentang Islam yang masuk ke Indonesia dengan jalan damai sehingga dalam kelanjutan masa sekarang masyarakat sama sekali tidak perlu menekan satu sama lain apalagi memaksakan kehendak dengan kekerasan.
Lokasi Museum Islam Indonesia Hasyim Asy’ari terletak di kompleks Makam Gusdur tepatnya di Tebuireng Gg. 4, Kwaron, Cukir, Kec. Diwek, Kabupaten Jombang. Saat berkunjung ke museum, masyarakat tidak perlu membayar tiket masuk.
3. Kampoeng Djawi
Kampoeng Djawi merupakan salah satu objek wisata bertemakan alam di wilayah Wonosalam, Jombang tepatnya di Jalan Raya Gondang, Carangwulung, Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Wisata ini memadukan konsep alam dengan budaya Jawa yang kental. Terdapat bangunan joglo juga rumah-rumah Jawa kuno dengan perabotan dan barang-barang yang masih bergaya klasik.
Kampoeng Djawi menawarkan konsep tempat yang asri, sejuk, dan rindang.
Area wisata ini juga menyediakan penginapan yang dapat disewa dengan harga mulai 300 ribu rupiah.
Penginapan dilewati sungai sehingga pengunjung dapat bersantai bersama keluarga sambil menikmati suara air mengalir.
Berkunjung ke Kampoeng Djawi dapat menjadi alternatif mengenalkan anak-anak pada budaya Jawa. Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore.
4. Wisata Kandang Sapi
Sama seperti Kampoeng Djawi, Wisata Kanda Sapi atau Kansa terletak di area Wonosalam. Konsep Kansa yakni wisata bertemakan peternakan dengan gaya modern.
Objek wisata ini menyediakan fasilitas peternakan sapi untuk anak-anak yang ingin memberi makan sapi dan belajar tentang ternak.
Selain itu juga terdapat kolam renang anak dan kolam renang air hangat yang dapat menyegarkan badan.
Anak-anak dapat melatih ketangkasan dengan menaiki perahu yang dinamakan paddle boat. Terdapat restoran atau tempat makan bertemakan grill di wisata Kandang Sapi.
Kansa terletak di Jl Anjasmoro, Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang Jawa Timur.
Harga tiket masuk Kansa dibandrol 15 ribu rupiah dan naik 20 ribu rupiah pada hari Sabtu dan Minggu.
5. Museum Cagar Budaya
Museum Cagar Budaya Jombang terletak di pusat kota tepatnya di Gedung B kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Museum memamerkan benda-benda peninggalan Kerajaan Majapahit seperti arca dan artefak.
Seperti contohnya pancuran air yang ditemukan di Situs Sumberbiji dan Arca Mahakala dari situs Pandegong yang menyerupai bentuk manusia gemuk.
Keramik-keramik kuno dari Tiongkok dan bata-bata dari Situs Kedaton juga dihadirkan di museum.
Museum Cagar Budaya Jombang tidak memerlukan tiket untuk masuk, masyarakat bisa berkunjung untuk menambah pengetahuan tentang peninggalan kuno kerajaan di Indonesia.
Dengan mengunjungi museum ini, anak-anak dapat mengenali bentuk arca dan artefak hasil peninggalan budaya khas Indonesia. (Rediva Novalisty)
Editor : Achmad RW