Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Wajib Tahu! Inilah Ragam Kesenian dan kebudayaan Khas dari Kabupaten Jombang

Magang • Sabtu, 27 Juli 2024 | 00:33 WIB
Ilustrasi kesenian asli Jombang
Ilustrasi kesenian asli Jombang

RadarJombang.id - Kabupaten Jombang, bukan hanya terkenal sebagai kota santri saja, tetapi juga terkenal dengan kekayaan budaya dan kesenian yang beragam.

Keanekaragaman budaya dan kesenian di Jombang ini menunjukkan bahwa kekayaan tradisi dan nilai-nilai lokal masih dilestarikan oleh masyarakat setempat hingga saat ini.

Berikut beberapa ragam kebudayaan dan kesenian Kabupaten Jombang yang menjadi ciri khas.

1. Besutan

Pertunjukan besutan yang merupakan kesenian khas Jombang
Pertunjukan besutan yang merupakan kesenian khas Jombang

Besutan merupakan kesenian asal Jombang yang menjadi cikal bakal adanya kesenian Ludruk.

Besutan sendiri adalah tarian tradisional yang memiliki peran utama bernama Besut.

Besut digambarkan sebagai laki-laki cerdas yang gagah, terbuka, dan memiliki jiwa seni.

Selain Besut, ada juga perasan Rusmini, Man Gondo, Sumo, dan pembawa obor.

Cerita yang dibawakan dalam kesenian Besutan bersifat dinamis, yang artinya cerita yang diangkat dalam lakon bisa menyesuaikan dengan keadaan.

Cerita juga bisa disesuaikan dengan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Di Jombang, Ternyata Ada Nasi Kikil dan Rujak Cingur yang Jadi Makanan Favorit Presiden RI

2. Ludruk Jombang

Ilustrasi kesenian asli Jombang
Ilustrasi kesenian asli Jombang

Ludruk merupakan teater tradisional yang sangat populer di Jawa Timur, termasuk di Jombang.

Pertunjukan ludruk ini menyajikan cerita-cerita rakyat, legenda, dan kehidupan sehari-hari dengan gaya komedi.

Ludruk menggabungkan dialog jenaka, musik tradisional, dan tari-tarian, lalu menjadikan hiburan yang menghibur sekaligus disertai dengan pesan moral.

Ludruk berawal dari seniman 1920-an yang mengamen berkeliling desa, yaitu Wak Rebo.

Wak Rebo sendiri berasal dari Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso, Jombang. Wak Rebo ini mengamen sambil berlakon dan diiringi dengan musik yang dibunyikan dengan lisannya.

Cara mengamen Wak Rebo ini disukai oleh banyak masyarakat setempat, hingga cara mengamen Wak Rebo ini diadaptasi dan dikembangkan menjadi kesenian Ludruk, lengkap dengan gamelannya.

3. Jaran Kepang Dor

Jaranan dor, salah satu kesenian khas Jombang
Jaranan dor, salah satu kesenian khas Jombang

Jaran Kepang Dor merupakan kesenian yang kuda lumping khas Jombang. Kesenian ini memiliki perbedaan dan keunikan tersendiri dari kuda lumping pada umumnya.

Dimana perbedaan antara kedua kesenian ini terdapat pada kuda lumping menggunakan alat musik gong yang ditabuh.

Sedang jaran kepang dor menggunakan alat musik jidor yang ditabuh dan menghasilkan bunyi ‘dor’ yang menjadi ciri khas dari kesenian ini.

4. Wayang Topeng Jatiduwur

Wayang Topeng jati Duwur, kesenian asali desa ini yang terus dijaga kelestariannya.
Wayang Topeng jati Duwur, kesenian asali desa ini yang terus dijaga kelestariannya.

Wayang Topeng Jatiduwur berasal dari Desa Jatiduwur Kecamatan kesamben Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur.

Wayang Topeng Jatiduwur ini merupakan perpaduan antara seni musik, tari, drama, dan seni rupa.

Ciri khas dari kesenian ini ada pada bentuk topeng yang memiliki ciri dagu lebih lancip dan berornamen bunga matahari.

Bentuk bunga matahari yang dipercaya mirip dengan lambang kerajaan Majapahit.

Para penari remo boletan saat beraksi Senin (11/10) kemarin
Para penari remo boletan saat beraksi Senin (11/10) kemarin

Tari Remo merupakan salah satu tarian tradisional yang sangat terkenal di Kabupaten Jombang.

Tarian ini biasanya ditampilkan dalam acara-acara resmi dan upacara adat dan biasanya sebagai pembuka pagelaran seni ludruk dan wayang kulit yang meluas hampir di seluruh Pulau Jawa.

Orang yang pertama mengkreasikan tari remo gaya boletan adalah Bolet Amenan yang juga merupakan seniman ludruk, akrab disapa Cak Bolet sebagai nama panggung.

Tari Remo milambangkan keberanian dan kepahlawanan memalui karakter gerakannya yang energik, dinamis, lincah, lucu, serta kreatif.

Kostum yang digunakannya pun sangat khas dengan menggunakan pakaian adat Jawa yang dilengkapi dengan ornamen-ornamen yang sangat indah.

Cak Bolet mengkolaborasikan gerak remo yang sudah berkembang sebelumnya, yakni tari remo seniti, gerak silat, dan jaranan dor. (mg5/riz)

Editor : Achmad RW
#kebudayaan #Jombang #budaya #khas #kesenian