Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Nggak Banyak yang Tahu, Beberapa Jenis kuliner Sate Khas Indonesia ini Tak Kalah Enaknya dengan Sate Madura

Magang • Jumat, 31 Mei 2024 | 21:10 WIB
Ilustrasi ragam sate khas Indonesia yang rasanya tak kalah enak dari Sate Madura
Ilustrasi ragam sate khas Indonesia yang rasanya tak kalah enak dari Sate Madura

RadarJombang.id - Sate merupakan salah satu makanan Indonesia yang paling populer.

Sate umumnya berbahan dasar daging kambing, daging sapi atau daging ayam.

Di beberapa tempat, sate  juga ada yang berbahan dasar daging kelinci bahkan babi.

Sate merupakan makanan yang terdiri dari potongan daging yang kemudian ditusuk dan dibakar menggunakan arang.

Sate kerap disajikan dengan macam macam bumbu yang tergantung daerah dan variasi resep yang diberikan.

Jika sate madura yang familiar akan bumbu kacang nya, ini aneka ragam sate yang ada di Indonesia:

1. Sate Madura

sate padang, salah satu menu sate asal pulau Sumatra
sate padang, salah satu menu sate asal pulau Sumatra

Sate Madura jadi salah satu sate yang paling populer dan paling banyak ditemui di Indonesia.

Sate yang berasal dari salah satu pulau yang ada di Jawa Timur ini menduduki peringkat ke-14 World’s 50 most delicious food.

Sate Madura menggunakan bahan utama daging ayam atau bahkan menggunakan daging kambing atau sapi.

Bumbu kacang yang diolah halus dan khas membuat cita rasa Sate Madura semakin menggugah selera.

Daging sate yang sudah di bakar di gabungkan dengan bumbu kacang dan campuran bumbu lain membuat Sate tak heran menjadi favorit makanan Indonesia.

2. Sate Padang

Sate Taichan
Sate Taichan

Sedikit berbeda dengan Sate Madura yang pada umumnya menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya.

Sate Padang asal Sumatera Barat ini justru menggunakan daging sapi dan jeroan sapinya sebagai bahan utamanya.

Lebih kental daripada bumbu kacang Sate madura, bumbu Sate Padang memiliki cita rasa yang lebih pedas daripada Sate Madura karena tambahan cabe di dalamnya.

Warna pada bumbu Sate Padang juga berwarna kuning karena kunyit yang mendominasi.

3. Sate Taichan

Sate lilit
Sate lilit

Berbeda dengan dua jenis sate diatas yang setelah dibakar akan dibalut dengan bumbu kacang.

Sate asal Jakarta ini hanya dibakar tanpa menggunakan tambahan baluran bumbu maupun kecap pada umumnya.

Oleh karena itu warna nya tidak coklat melainkan berwarna putih polos karena hanya di bumbui dengan garam, cabai, dan jeruk nipis.

Penyajian Sate Taichan ini hanya dengan perasan jeruk nipis dan sambal saja.

 

3. Sate Lilit

Sate klatak
Sate klatak

Salah satu sate yang berasal dari Pulau Dewata atau Bali ini bahan utamanya tidak di tusuk.

Sate Lilit ini biasanya menggunakan daging babi sebagai bahan utamanya, akan tapi banyak juga yang membuat bahkan menjual sate lilit menggunakan daging ayam bahkan sapi.

Tidak seperti Sate madura dan Padang yang diberi bumbu setelah dibakar.

Sate lilit diberi campuran bumbu saat sebelum dibakar atau masih berupa olahan mentah.

Olahan mentah Sate lilit umumnya dicampur dengan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, dan rempah rempah lain.

Yang kemudian olahan sate lilit dililit di tusukan sate yang bentuknya lebih datar dan lebar agar bisa melekat dan kemudian dibakar.

4. Sate Klatak

Sate maranggi
Sate maranggi

Sate yang bahan utamanya adalah daging kambing ini berasal dari Bantul Yogyakarta.

Dinamakan sate klatak karena ‘klatak’ merupakan bahasa Jawa yang berarti pembakaran secara terbuka.

Jika biasanya tusuk sate yang digunakan berbahan kayu seperti lidi, maka tusuk sate yang digunakan sate klatak adalah tusuk sate berbahan besi.

Tusuk sate besi ini digunakan agar bagian dalam sate juga matang karena besi merupakan bahan konduktor panas.

Sate klatak biasanya disajikan dengan menu gulai yang akan bumbu rempah.

5. Sate Maranggi

Sate maranggi berasal dari istilah bahasa Sunda ‘maranggi’ yang artinya pertukangan atau ahli pembuat keris.

Diambil dari istilah bahasa Sunda, sate maranggi berasal dari Kota Purwakarta yang berada di daerah Jawa Barat.

Letak perbedaan sate maranggi dengan sate lainnya adalah berada dalam teknik marinasi dengan bumbu yang dilakukan sebelum dibakar.

Bumbu yang digunakan untuk marinasi diantaranya kecap, ketumbar, jahe, kunyit, cuka dan rempah rempah lainnya.

Hampir sama dihidangkan dengan nasi putih atau lontong seperti sate lainnya, namun sate maranggi juga tidak jarang dihidangkan dnegan ketan bakar atau nasi timbel.

Manakah aneka ragam sate yang pernah kamu coba? (mg9/riz)

Editor : Achmad RW
#madura #Indonesia #sate #kuliner