Profil Rif’at Nurfahri, Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 08:37 WIB
Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang, dr Rif’at Nurfahari SpM.
Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang, dr Rif’at Nurfahari SpM.

RadarJombang.id – Amanah baru sebagai Direktur Operasional RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo, Jombang, diemban dr Rif’at Nurfahri SpM tahun ini.

Berbekal pengalaman sebagai dokter, akademisi, hingga manajer rumah sakit, dokter spesialis mata itu membawa prinsip sederhana dalam menjalankan tugas; Terus belajar, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

’’Prinsip saat belajar menjadi dokter adalah terus berjuang, pantang menyerah disertai doa dan berbakti kepada orang tua,’’ kata pria kelahiran Surabaya 1990 ini.

Baca Juga: Profil Ivan Dwi Fibrian, Direktur Perumda Aneka Usaha Seger Jombang

Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Ainur dengan dr Esty.

Pendidikan dasar hingga SMP ditempuh di Al Hikmah Surabaya. Kemudian melanjutkan ke MAN 2 Malang.

Ketertarikannya pada dunia kesehatan membawanya menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya hingga lulus sebagai dokter umum.

Baca Juga: Profil dr Nur Khamidah, Cita-cita Pegawai Bank Kini Malah Jadi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Setelah itu, ia melanjutkan S2 pendidikan dokter spesialis mata di Unair Surabaya.

Baginya, profesi dokter bukan hanya menguasai ilmu medis. Tetapi juga proses perjuangan dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Jombang menjadi salah satu daerah yang memiliki arti penting dalam perjalanan kariernya.

Pada 2015, usai menyelesaikan pendidikan dokter, dia menjalani program intership di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Jombang dan Puskesmas Bareng selama satu tahun.

Pengalaman itu menjadi bekal berharga memahami langsung berbagai persoalan pelayanan kesehatan di lapangan.

Setelahnya, dia melanjutkan karier di RS Siti Khodijah Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo.

Pada 2016–2019, Rif’at dipercaya menjabat Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekaligus penanggung jawab klinik.

Baca Juga: Profil Zainul Mujib, Guru MAN 4 Jombang yang Kini Jadi Kaligrafer Internasional

Keinginan untuk terus mengembangkan kompetensi membuatnya menempuh pendidikan dokter spesialis mata pada 2020–2024 di Unair Surabaya.

Setelah lulus, ia kembali ke RS Siti Khodijah sebagai dokter mata sekaligus Manajer Pelayanan Medik, 2025–2026.

Selain aktif memberikan pelayanan medis, Rif’at juga mengabdikan diri di dunia pendidikan sebagai dosen Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Baca Juga: Profil Bambang Tedjoatmoko, ASN Dishub Jombang yang Mengabdi dengan Tanggung Jawab dan Humanis

Perjalanannya kembali beririsan dengan Jombang setelah RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo menjadi bagian dari pengelolaan RS Siti Khodijah pada 2024.

Seiring perubahan pengelolaan rumah sakit, mulai 2026 ia dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Operasional RSU dr Moedjito Dwidjosiswojo.

Kini, sebagian besar aktivitasnya berpusat di RSU dr Moedjito.

Ia juga tinggal di rumah dinas yang berada di lingkungan rumah sakit untuk mendukung pelaksanaan tugasnya.

Dalam menjalankan profesi sebagai dokter, Rif’at memegang tiga prinsip utama.

Pertama, mengedepankan pelayanan berbasis bukti ilmiah atau evidence based.

Kedua, mencari akar permasalahan pasien. Serta ketiga, membangun komunikasi yang efektif.

’’Dokter harus mencari akar permasalahan pasien, bukan hanya melihat gejala. Selain itu, komunikasi yang efektif sangat penting agar pasien merasa mendapatkan pelayanan terbaik,’’ jelasnya.

Baca Juga: Profil Dian Kusuma Rahmat Subekti, Kepala Dinas Perkim Jombang

Di tengah kesibukan memimpin rumah sakit, Rif’at tetap meluangkan waktu untuk membaca manga One Piece dan mendengarkan kajian Ustad Adi Hidayat serta Nouman Ali Khan.

Baginya, belajar tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal.

Tetapi juga dari berbagai sumber yang dapat memperkaya wawasan.

Baca Juga: Profil Anjik Eko Saputro, Dari Camat ke Kursi Kepala Disdagrin Jombang

Prinsip itu juga diterapkan dalam mendidik anak-anaknya. Ia menanamkan nilai tauhid, ikhlas dan ihsan sebagai fondasi kehidupan.

Sekaligus membiasakan mereka menghargai orang lain dan bersikap rendah hati.

’’Saya mengajarkan anak-anak untuk belajar berterima kasih, belajar meminta tolong, dan belajar meminta maaf. Hal-hal sederhana itu penting menjadi bekal dalam kehidupan,’’ tegasnya. (fid/jif)

 

Editor : Achmad RW
direktur operasional RSU dr Moedjito Jombang profil