RadarJombang.id – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Seger kini dipimpin sosok muda asal Jombang, Ivan Dwi Fibrian.
Dia bertekad membawa Aneka Usaha Seger lebih profesional sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
’’Tahun ini kami menargetkan peningkatan setoran PAD sekitar 15 persen dibanding tahun lalu,’’ kata direktur kelahiran Jombang, 2 Februari 1988.
Baca Juga: Profil Zainul Mujib, Guru MAN 4 Jombang yang Kini Jadi Kaligrafer Internasional
Tahun lalu, kontribusi Perumda Aneka Usaha Seger terhadap PAD mencapai Rp 200 juta.
Meski berorientasi profit, Ivan menegaskan kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Sebab, sebagian besar unit usaha yang dikelola bergerak di sektor layanan masyarakat.
Di luar aktivitasnya sebagai akademisi dan pimpinan perusahaan daerah, Ivan mengaku gemar belajar. Ia juga memiliki hobi mengoleksi dan menikmati sepeda motor, terutama keluaran tahun-tahun lama
Baca Juga: Profil Waliyul Hakim, Calon Ketua DPC PKB Jombang, Punya Strategi Politik Kehadiran dan Berdampak
Ivan lahir dan besar di Jombang, tepatnya di Desa/Kecamatan Jogoroto. Dia anak kedua dari empat bersaudara. Lulus MI Muhammadiyah 3 Jogoroto, dia melanjutkan ke SMP Negeri 1 Jogoroto dan SMA Muhammadiyah 1 Jombang.
Dia menempuh pendidikan S1 Teknik Informatika di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kemudian meraih gelar Magister Ilmu Komunikasi di Unitomo Surabaya dan Magister Teknik Informatika di Universitas Amikom Yogyakarta.
’’Saat ini, kami masih melanjutkan pendidikan Program Doktor Ilmu Manajemen di UMM,’’ bebernya.
Sebelum dipercaya memimpin Perumda Aneka Usaha Seger, Ivan berkarier sebagai dosen Sistem Informasi di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) sejak 2012 hingga 2026.
Sejak 2015 lalu, dia juga aktif sebagai konsultan teknologi informasi dan software engineer.
Salah satu tantangan yang dihadapi saat ini, mengubah persepsi masyarakat pada Perumda Aneka Usaha Seger.
’’Selama ini masyarakat mengenal Seger hanya sebagai apotek. Padahal Perumda Seger adalah aneka usaha. Di dalamnya ada klinik, apotek, laboratorium, dokter spesialis, hingga layanan perdagangan dan jasa umum di luar bidang kesehatan,’’ urainya.
Karena itu, ia menanamkan budaya kerja profesional kepada seluruh karyawan. Menurutnya, sebagai perusahaan daerah, tidak hanya dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menghasilkan keuntungan untuk mendukung PAD Jombang. (fid/jif)
Editor : Achmad RW