Radarjombang.id - DEDIKASI panjang Yohan Kartika di Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang tak hanya soal rutinitas birokrasi. Di balik pengabdiannya, tersimpan capaian membanggakan. Ia turut mengantarkan Jombang meraih penghargaan nasional di bidang lalu lintas selama tiga tahun berturut-turut.
Salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan kariernya adalah saat Jombang meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha dari pemerintah pusat pada 2015, 2016, dan 2017.
Penghargaan tersebut menjadi simbol keberhasilan daerah dalam menata sistem lalu lintas dan angkutan darat. ”Waktu itu Jombang bisa meraih penghargaan tiga kali berturut-turut. Itu sangat berkesan karena saya ikut berperan dalam menyukseskan pemerintah daerah melalui Dishub,” ujarnya.
Penghargaan tersebut tidak diraih dengan mudah. Berbagai aspek menjadi penilaian, mulai dari manajemen lalu lintas, pengaturan arus kendaraan, hingga kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.
Namun, setelah capaian tersebut, langkah untuk kembali meraih prestasi serupa tidak selalu mulus. Program sempat terhenti pada 2018, kemudian pandemi Covid-19 turut memengaruhi sektor transportasi.
Upaya untuk bangkit terus dilakukan, meski hasilnya belum kembali sesuai harapan.
”Setelah itu sempat vakum, kemudian ada pandemi. Terakhir 2025, kita masih belum berhasil meraih kembali,” jelasnya.
Kini, sejak dipercaya sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas pada 2023, Yohan terus berkomitmen melanjutkan perbaikan dan inovasi di bidang transportasi. Ia membuka peluang untuk mengembalikan prestasi nasional tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, Yohan tetap menapaki jalur pengabdian dengan semangat yang sama, memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah.
Di tengah kesibukannya, ia juga menjaga keseimbangan hidup melalui hobi yang sederhana namun bermakna. ”Khususnya bersepeda, serta memancing ikan untuk mengisi waktu luang,” katanya. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto