RadarJombang.id - Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin MPdI, berkomitmen menggelorakan program Tali Jagat (tanam pelihara jadi guna manfaat).
Ini dilakukan, sebagai upaya meningkatkan pendidikan intelektualitas, juga spiritualitas.
’’Program yang terbayang adalah bagaimana penguatan lingkungan atau Tali Jagat semakin menggelora di madrasah,’’ kata Khojin kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dia merupakan pencetus program Tali Jagat Kantor Kemenag Jombang.
Karena itu, dia didapuk menjadi agen perubahan zona integritas (ZI) pada 2024 lalu. Mewakili Jombang ambil bagian di Kemenag RI.
’’Akhir November 2024 saya mendapat amanah dari kepala kantor (Kemenag Jombang) menjadi agen perubahan berkat program Tali Jagat. Saya diundang ke Jakarta dari 32 orang secara nasional di Kemenag RI,’’ imbuhnya.
Dari program itu, dia berkomitmen menggelorakan Tali Jagat di setiap jenjang pendidikan. Mulai dari RA hingga MTs dan MA.
’’Makna kontekstual dari Tali Jagat bisa jadi menghijaukan lingkungan kita. Menanam untuk menjadi sumber oksigen menjadi penyaring CO2, menjadi penyejuk dan penguat menghadapi isu pemanasan global dan sebagainya,’’ tutur bapak dua anak ini.
Secara konotatif menurut Khojin, program itu juga bersinggungan dengan siswa madrasah.
”Kita mengajar dan membersamai anak didik ini menanam. Menanam ilmu, value dan nilai. Sehingga, tidak hanya menanam, juga harus bisa merawat, bagaimana wadah ini diisi dengan karakter yang harus dibangun. Suatu saat dan pasti, akan bernilai manfaat,” paparnya.
Program itu juga berkesinambungan dan tak akan terputus dengan program unggulan atau inovatif lainnya secara berkesimbungan.
Goalsnya adalah selain meningkatkan prestasi akademik, juga sebagai upaya meningkatkan pendidikan spiritualitas.
Perjalanan Karir Nur Khojin MPdI
- Kepala MI Miftahul Ulum, Desa Jombok, Kesamben 2004-2008.
- Ketua LPMD Desa Jombok 2007-2013
- Wakil Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Kesamben 2008-2013
- Sekrtaris PC LP Maarif NU Jombang 2012-2017
- Ketua PC LP Maarif NU Jombang 2017-2022
- Ketua Pokjalu (kelompok kerja penyuluh agama islam) Jombang 2019-2022.
- Ketua PD Ipari (Ikatan penyuluh agama Republik Indonesia) Jombang 2022-2025
- Kabid Seni, Budaya, dan Sosial Ipari Jawa Timur 2022-2025
- Devisi pengawasan dan Tata kelola Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Jombang 2022-2025
- Komisi Ukhuwah Islamiyah Pengurus Daerah MUI Kabupaten Jombang 2019-2024 & 2024-2029
- Ketua BPD Desa Jombok 2019-Sekarang
- Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang 2025-sekarang
”Jadi ke depan tekadnya pendidikan agama tidak hanya banyak mencetak sarjana, juga harus mencetak ulama. Artinya kita tidak hanya penguatan intelektualitas, tetapi juga penguatan spiritualitas,” katanya. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto