Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Syaiful Anwar, Selalu Perhatikan Norma Kepegawaian dan Kemanusiaan

Wenny Rosalina • Minggu, 4 Agustus 2024 | 17:22 WIB
Syaiful Anwar ST ME,  Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang
Syaiful Anwar ST ME, Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang

RadarJombang.id – Syaiful Anwar ST ME baru saja dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang.

Dalam bekerja, Syaiful Anwar memegang teguh, norma kepegawaian yang harus dilaksanakan, serta norma kemanusiaan yang harus diperhatikan.

’’Yang utama yang saya pegang, bekerja harus memperhatikan norma kepegawaian, juga harus memperhatikan norma kemanusiaan,’’ kata pria kelahiran Jombang 19 Maret 1978.

Warga Desa Mojongapit Kecamatan Jombang ini memulai pendidikannya di SDN Tejo 1 Kecamatan Mojoagung, lulus 1990.

Lalu SMPN 1 Mojoagung lulus 1993 dan SMAN 2 Jombang lulus 1996.

Putra pasangan Ir  Sarihono dan Wiwik Sri Rahayu Ningsih ini kemudian kuliah jurusan Teknik Pengairan Universitas Brawijaya Malang 2000.

Syaiful kemudian bekerja di PT Indra Karya Malang kantor perwakilan Mataram Nusa Tenggara Barat (2000-2003).

Lalu bekerja di Konsultan Nippon Koei.Co.Ltd yang mengawal proyek Decentralized Irrigation System Improvement Project (DISIMP) di pulau Sumbawa NTB sebagai Asisten Engineer (2003-2005).

Dia lolos tes CPNS 2005. Syaiful kemudian ditempatkan di Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat.

Pada 2009, ia mengajukan mutasi ke Jombang. Pengajuannya baru disetujui 2010.

Ia menjabat kepala seksi air bersih pada Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang, Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Jombang 2013-2017.

Kemudian menjadi Kepala Seksi Pengembangan Kawasan Permukiman Perkotaan pada  Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang 2017-2019.

Kepala Seksi Kawasan Perkotaan Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang pada  10 Januari 2019 sampai 28 Juni 2019.

Setelah itu, Syaiful diangkat menjadi Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang hingga 2022.

Jabatannya naik lagi sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang.

Ia juga menjabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang hingga 2023.

Syaiful lulus S2 jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Darul Ulum Jombang dan 23 Februari 2023.

Tepat 6 September 2023, Syaiful ditugaskan menjadi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Terhitung 1 Januari 2024, ia merangkap sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Dan pada Rabu (31/7) kemarin, ia dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang.

Di semua posisi yang pernah ia lakoni, yang selalu menjadi pegangan adalah norma kemanusiaan. Sehingga luwes dalam menjalankan tugas.

Karena bisa dilakukan diskresi aturan untuk mengutamakan kemanusiaan atau kemasyarakatan.

’’Salah satu contoh yang saya lakukan, kala penanganan jalan ketika di PU," ungkapnya.

Ia, seringkali menangani keadaan darurat sedangkan  jalan tersebut bukan merupakan kewenangan dari dinas yang ditempatinya.

Baca Juga: Muchammad Shokhi SPd MPd Ketua MKKS SMPN Kabupaten Jombang, Getol Motivasi Siswa, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

"Tapi itu merupakan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan dua lokasi. Sangat  perlu jembatan. Maka kita bangun jembatan di situ,’’ kenangnya.

Pada 2018, ia salah satu yang menginisiasi pembangunan jembatan di Dusun Tambak Desa Jiporapah Plandaan.

Meski masyarakat sedikit dan lalu lintas harian tidak memenuhi, tapi karena itu sangat dibutuhkan, maka dibangunlah jembatan untuk memudahkan masyarakat.

’’Diskresi bisa kita ambil guna memberikan manfaat seoptimal mungkin untuk seluruh masyarakat,’’ terangnya.

Setiap jabatan yang ia emban memiliki kesan tersendiri. Ia bekerja seoptimal mungkin untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi di setiap jabatan.

Syaiful menghargai semua proses. Baginya, kesuksesan adalah proses itu sendiri.

Sementara kesuksesan di akhir adalah bonus dari Allah atas doa yang dipanjatkan.

’’Di setiap jabatan yang saya emban, saya memiliki standar kepuasan sendiri. Yang pasti, tupoksi harus saya selesaikan dengan tuntas. Saya menikmati prosesnya, bukan hasilnya,’’ jelasnya. (wen/jif/riz)

 

 

 

Editor : Achmad RW
#kepegawaian #Asisten Administrasi umum #kemanusiaan #Setdakab Jombang #Norma