“Gelar dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) saat ini telah berubah menjadi sesialis dermatologi dan venereologi (Sp.DV). Ini berlaku semua lulusan baru dan Sp.KK lama yang memperbarui surat tanda registrasi,” katanya, kemarin (23/7).
Dokter yang memiliki jadwal praktik setiap Senin pukul 06.00-07.00 dan Sabtu pukul 07.00-09.00 di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung ini lantas menjelaskan, jika Dermatologi merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari kulit, rambut dan kuku. Sedangkan Venereologi adalah cabang kedokteran yang mempelajari permasalahan seputar area kelamin.
Menurut dr Rahmad, sapaan akrabnya, banyak orang menganggap peran seorang dokter Sp.DV hanya sebatas menangani penyakit kulit dan kelamin. Padahal, dokter spesialis kulit dan kelamin adalah dokter yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan klinis lebih mendalam untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan pada kulit, kuku, rambut, dan kelamin, baik pria wanita dari usia bayi hingga lansia.
Tak hanya itu, dokter Sp.DV juga dapat melakukan perawatan kulit untuk menjaga kesehatan kulit pasien dan memberikan tindakan. Tujuannya, untuk estetika atau kecantikan serta tindakan penanganan tumor/bedah kulit. Karena itu, seorang dokter harus mampu mengatasi segala permasalahan serta keluhan pasien.
Menurut alumnus S2 dan spesialis dermatologi dan venereologi Unair Surabaya tahun 2020 ini, proses untuk menjadi Sp.DV tidaklah instan. Seseorang harus melewati pendidikan dokter umum terlebih dahulu (kurang lebih 6 tahun), baru kemudian bisa mengambil sekolah lanjutan spesialis dengan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pendidikan. "Serta mendapat gelar Sp.DV selama kurang lebih empat tahun,” bebernya.
Perjuangan meraih gelar itu berkat dukungan keluarganya, terutama istri tercinta Yunita Dwi Anggarini yang juga berprofesi dokter. Hanya, sang istri masih melanjutkan spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi. Tempat tinggal pasangan dokter ini di Surabaya. Tak heran, jarak dan waktu dalam bertugas diperhitungkan secara cermat dan penuh pertimbangan.
Terlebih, selain memiliki jadwal praktik tetap di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, dr Rahmad juga memiliki jadwal tugas di RS Kusta Kediri milik Pemprov Jatim. Sehingga setiap ada waktu libur, selalu dimanfaatkan untuk family time dengan olahraga maupun travelling bersama sang buah hati, Nizam Luthfi Hanif. (dwi/bin/riz)
Editor : Achmad RW