Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Begini Tradisi Unik di Desa Karangan, Bareng Jombang untuk Sambut Tahun Baru Islam

Dwi Aris Supriyanto • Jumat, 27 Juni 2025 | 14:36 WIB
Tradisi bersih desa di Desa Karangan, Bareng Jombang jelang tahun baru islam
Tradisi bersih desa di Desa Karangan, Bareng Jombang jelang tahun baru islam

RadarJombang.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Karangan, Kecamatan Bareng Jombang menggelar tradisi bersih desa.

Kegiatan dilaksanakan di Desa Karangan, Bareng Jombang untuk menyambut tahun baru Islam atau pada malam satu Suro.

Tradisi ini telah ada sejak puluhan tahun lalu dan terus dilestarikan hingga sekarang.

Tahun ini, dikemas dalam kegiatan Gebyar Budaya Desa Karangan 2025.

Kegiatan bersih desa tahun ini, juga dipusatkan di depan balai Desa Karangan, Kamis (26/7).

Kepala Desa Karangan Jumirah mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan rutin setiap tahun.

”Kami selaku jajaran pemdes ingin terus memelihara tradisi tersebut bagi anak cucu kami sebagai generasi penerus agar terus lestari ke depannya,” ujarnya.

Beberapa hari sebelumnya, warga dari tiap dusun melakukan kegiatan Jumat Bersih secara gotongroyong dan menggelar doa bersama di masjid.

Desa Karangan memiliki lima dusun, yakni Dusun Karangan Krajan, Dusun Karangan Wetan, Dusun Karangan Kulon, Dusun Jeruk, dan Dusun Blimbing.

Masyarakat antusias mengikuti kegiatan. Rangkaian acara dimulai dengan kegiatan jalan sehat.

Rutenya mengelilingi Desa Karangan dengan start dan finish di depan kediaman kepala desa.

Selain warga Desa Karangan, masyarakat umum juga boleh ikut.

”Ada hadiah kambing, sepeda, dan aneka barang elektronik melalui undian kupon,” tutur Jumirah.

Daya tarik inilah yang menarik minat dan antusiasme warga dari berbagai wilayah untuk mengikuti kegiatan. Kegiatan jalan sehat juga turut menggerakkan perekonomian warga.

Acara dilanjutkan pada sore hari dengan menggelar doa bersama. Malam harinya masyarakat juga dihibur kesenian campursari dan pagelaran wayang kulit.

”Harapan kami, tradisi ini dapat lestari dan terus terlaksana setiap tahun agar menjadi pengingat tradisi bagi masyarakat,” pungkas Jumirah. (dwi/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#tahun baru islam #Jombang #bulan Suro #karangan #bareng #tradisi #Desa