Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Tradisi Keleman, Cara Warga Desa Pojokrejo Kesamben Jombang Berharap Panen Padi Melimpah

Dwi Aris Supriyanto • Selasa, 11 Februari 2025 | 14:09 WIB
LESTARIKAN BUDAYA: Kepala Desa Pojokrejo H. Nursan membaur bersama warga desa setempat saat acara tradisi keleman di area persawahan Dusun Gudang.
LESTARIKAN BUDAYA: Kepala Desa Pojokrejo H. Nursan membaur bersama warga desa setempat saat acara tradisi keleman di area persawahan Dusun Gudang.

Radarjombang.id - Petani di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben masih kuat mempertahankan tradisi dari nenek moyang.

Salah satunya tradisi keleman yang dilaksanakan bersamaan tanaman padi yang mulai berbulir.

Petani ramai-ramai membawa tumpeng ke sawah dan melakukan doa bersama dengan harapan diberikan keberkahan serta hasil panen melimpah.

Kepala Desa Pojokrejo Nursan menuturkan bahwa tradisi keleman mirip dengan budaya tingkeban bayi.

”Tanaman padi yang mulai berbulir akan diselameti agar tetap subur hingga masa panen tiba,” terangnya.

Seluruh petani dari tiap dusun di Desa Pojokrejo berkumpul di beberapa titik lokasi gubuk sawah yang telah disepakati bersama untuk digelarnya tradisi keleman.

Baca Juga: Keren! Pemdes Dukuhdimoro Mojoagung Jombang Kini Kembangkan Sistem Pertanian Biomassa, Ini Keunggulannya

Para petani juga membawa tumpeng, buah dan makanan lainnya.

Selain petani, kegiatan tersebut juga diikuti unsur tiga pilar.

Setelah menggelar doa bersama, selanjutnya menyantap makanan bersama di sawah.

”Bagi para petani, merayakan keleman merupakan bentuk rasa syukur atas keberkahan yang telah diberikan kepada mereka sekaligus wujud guyub rukun dalam bermasyarakat,” imbuhnya.

Nursan menerangkan bahwa wilayah desanya memiliki empat dusun. Meliputi Dusun Ngreco, Dusun Gudang, Dusun Delik, dan Dusun Gongseng.

Hingga saat ini, warga Desa Pojokrejo tetap mempertahankan tradisi yang sudah turun-temurun tersebut.

”Merawat tradisi leluhur merupakan bentuk tanggung jawab kami melestarikan budaya tradisional, dengan harapan seluruh warga desa diberi kelancaran serta terhindar dari musibah yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (dwi/naz)

 

Editor : Achmad RW
#Kecamatan Kesamben #Pojokrejo #tradisi