RadarJombang.id – Selain diterpa dugaan penyimpangan proyek dana desa, GAS, Kepala Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan juga diduga menggunakan mobil siaga desa (MSD) dan motor perangkat desa sebagai jaminan utang.
Hal ini pun ramai jadi perbincangan warga, terlebih sejak beberapa bulan terakhir, oknum kades di utara wilayah Brantas tersebut disebut jarang ngantor.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dusun Kepuh, Desa Kampung Baru Suis Hadi ia tak membantah kabar tersebut sudah beredar luas.
Dari informasi yang ia dengar, permasalahan ini muncul dipicu utang-piutang yang diduga menjerat Kades Kampungbaru.
”Informasinya utang kepala desa mencapai puluhan juta. Kemungkinan Rp 10 sampai Rp 20 juta-an,” terangnya.
Lantaran diduga sudah jatuh tempo, lanjut Suis, pihak pemberi utang pun menagih.
”Jadi awalnya waktu pertama itu, Vario bu lurah digadaikan, terus varionnya itu diambil bu lurah, otomatis kan yang punya uang itu minta barang lagi, paling ya terpaksa mobil siaga desa dibawa,’’ ujar dia ditemui sejumlah wartawan, Senin (11/11).
Ditanya terkait kabar motor dinas perangkat desa sudah awal tahun lalu juga dijadikan jaminan utang untuk membayar biaya sewa pertunjukan musik senilai Rp 10 juta, Suis pun tak menampik kabar itu.
”Itu ada motor aparat desa yang Revo itu. Katanya sudah di Munung Nganjuk waktu tahun baru itu,” imbuhnya.
Selain itu, sejak beberapa bulan lalu kades tidak pernah kelihatan batang hidungnya di kantor desa. Ia memperkirakan sudah ada sekitar lima bulan.
”Habis sedekah desa itu enggak pernah masuk. Sedekah desa kemungkinan, 5 bulan,’’ pungkasnya.
Baca Juga: Parah, Kades di Jombang Gadaikan Mobil Siaga Desa Karena Terlilit Utang
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada GAS belum membuahkan hasil. Baik panggilan ke nomor seluler, termasuk upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadi juga belum direspons.
Sementara Itu, upaya konfirmasi dengan mendatangi kantor Desa Kampungbaru, Kecamatan Plandaan belum membuahkan hasil.
Pasalnya, GAS tak terlihat di kantor desa saat jam kerja.
”Tadi sempat ke sini lalu pak kades lalu keluar,’’ terang salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.
Saat ditanya perihal kabar MSD dan motor dinas perangkat desa dijadikan jaminan utang oleh kepala Desa Kampungbaru, perangkat desa tersebut mengaku tidak tahu.
Dan meminta pertanyaan tersebut diarahkan langsung kepada yang kades.
”Langsungs aja ke sana, saya tidak tahu,’’ tambahnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW