RadarJombang.id - Terbongkarnya kasus Kades Kampungbaru, Plandaan Jombang yang menggadaikan mobil siaga desa (MSD) juga motor dinas milik perangkat desa benar-benar jadi sorotan warga.
Kabar Kades Kampungbaru gadaikan dua kendaraan pelat merah ini bahkan sudah menjadi rasan-rasan warga bahkan hampir semua warga desa setempat setiap harinya.
Seperti diungkapkan oleh warga setempat berinisial D, dia menyebut ulah keterlaluan Kadesnya ini hampir setiap hari menjadi obrolan di masyarakat.
“Warga banyak yang tahu, malah sering dibahas, baik diwarung atau dimanapun itu,” ujar D Senin (11/11).
Dia menjelaskan, saat ini Kades Kampungbaru memang tengah dilanda banyak masalah. Namun, menurutnya masalah itu memang sengaja dibuat oleh Kades.
“Masalahnya banyak, mungkin saking bingungnya sampai mobil dan kendaraan desa jadi jaminan,” jelasnya.
Hal serupa diungkapkan H, warga lain Desa Kampung Baru, ia membenarkan adanya rumor yang beredar di masyarakat itu.
“Kalau saya dengar-dengar sih begitu, saya sendiri belum tau positif. Teman-teman ada yang bilang katanya mobil siaga desa itu digadaikan,” kata Hasan saat diwawancarai wartawan.
Hasan tidak tahu pasti kendaraan plat merah itu digadaikan kepada siapa, namun ia mengaku sudah lama tak melihat sepeda motor dinas kepala desa.
“Tidak tahu siapa yang gadai, tapi daerah sini, sepeda motor juga tapi saya tidak tahu digadaikan dimana, tidak pernah saya lihat sepeda motor aparat desa,” terangnya.
Saat disinggung kepala desanya saat ini mempunyai banyak masalah termasuk terkait dengan hukum, Hasan membenarkan hal itu.
Dia mengatakan, dirinya bersama Kades beberapa waktu lalu dipanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, namun hanya Hasan sendiri yang hadir.
“Kemarin memang dipanggil Kejaksaan sama saya tapi beliaunya tidak hadir, saya sendiri yang hadir selaku ketua TPK,” kata dia.
Bahkan, pihaknya menyebut kadesnya itu sudah dua kali mangkir dari panggilan kejari Jombang.
“Infonya Kades mangkir dua kali dipanggil Kejaksaan, sebelumnya tidak hadir saat bareng saya juga tidak hadir,” tandasnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Kades Kampung Baru Gardika Apris Susanto saat didatangi dikantornya pada Selasa (12/11) juga tak berada di kantornya.
Upaya konfirmasi melalui ponsel miliknya yang dilakukan wartawan hingga kini juga belum berbalas.
Sebelumnya, Kepala Desa Kampung Baru Kecamatan Plandaan menggadaikan Mobil Siaga Desa (MSD) kepada kenalannya.
Selain MSD, kepala desa juga diduga telah menggadaikan motor dinas aparatur desa. (riz)
Editor : Achmad RW