RadarJombang.id - Pemdes Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung Jombang punya tradisi turun-temurun yang tak pernah ditinggalkan.
Salah satunya, tradisi ziarah kubur yang dikemas dalam pengajian pada tiap malam Jumat Legi di Desa Tanggalrejo.
Kegiatan mendapat sambutan positif dari warga Tanggalrejo yang bersemangat mengikuti kegiatan pengajian.
Kepala Desa Tanggalrejo Dimas Wahyu Ramadhana menyampaikan, tradisi ini sebenarnya sudah berjalan secara turun-temurun.
Di masa kepemimpinannya sebagai kepala desa, ia pun melanjutkan kegiatan positif tersebut.
”Pengajian malam Jumat Legi rutin kita lakukan setiap bulan. Kita bersama-sama dengan warga mengadakan pengajian di makam Dusun Kalibening,” ujar dia.
Adapun yang mengikuti pengajian itu adalah warga Dusun kalibening dan Dusun Mojoranu.
Mereka swadaya menyediakan suguhan kepada tokoh agama yang memimpin pengajian termasuk untuk warga.
”Semua yang kita bawa ke sana adalah bentuk keikhlasan warga, suguhan dan lain-lain,” jelas dia.
Selain itu, pihaknya juga mengajak warga asli Desa Tanggalrejo untuk ikut pengajian malam Jumat Legi, khususnya yang memiliki anggota keluarga yang di makamkan di TPU setempat.
”Dan alhamdulillah, mereka sangat antusias mengikuti. Bahkan, ada yang kerja di Surabaya, dia pulang setiap Kamis,” papar dia.
Dengan kegiatan itu, ia berharap kerukunan dan kekompakan warga semakin erat terjalin.
”Tentunya memberikan manfaat bagi yang sudah meninggal agar amal dan ibadah diterima di sisi Allah SWT,” tandasnya.
Untuk memfasilitasi kegiatan pengajian pada malam Jumat Legi, Pemdes bersama warga juga membangunkan sebuah gazebo agar warga lebih nyaman saat mengikuti kegiatan.
”Itu merupakan swadaya masyarakat,” pungkasnya. (ang/naz/riz)
Editor : Achmad RW