Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sedekah Bumi Punya Makna Mendalam Buat Pemdes Manduro, Kabuh Jombang, Begini Penjelasannya

Anggi Fridianto • Minggu, 7 Juli 2024 | 13:20 WIB
Warga Dusun Dander Desa Manduro Kecamatan Kabuh berebut arak-arakan sedekah bumi, Senin (1/7).
Warga Dusun Dander Desa Manduro Kecamatan Kabuh berebut arak-arakan sedekah bumi, Senin (1/7).

RadarJombang.id – Pemerintah Desa Manduro, Kecamatan Kabuh Jombang rutin menggelar tradisi sedekah bumi di masing-masing dusun.

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun sebagai upaya uri-uri budaya.

Kepala Desa Manduro, Jamilun, mengatakan, sedekah bumi dilakukan sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.

Pihaknya meyakini, bumi adalah simbol atau bentuk kasih sayang seorang  ibu kepada anak-anaknya yang setiap waktu memberikan kehidupan kepada semua.

"Maka dari itu, setiap tahun kita adakan sedekah bumi di masing-masing dusun baik di Dusun Gesing, Dander, Mato'an dan Guwo,’’ ujarnya.

Sedekah bumi diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong antarwarga.

Sehingga, warga Desa Manduro semakin kompak dan rukun.

’’Juga diharapkan sebagai upaya melestarikan kesenian lokal agar tetap eksis,’’ tambahnya.

Pekan lalu, pihaknya baru saja menggelar tradisi sedekah bumi di Dusun Gesing.

Tradisi ini, dilakukan dengan cara mengarak tumpeng keliling kampung.

Ada berbagai macam hasil bumi dalam tumpengan. Mulai sayuran, palawija, buah-buahan hingga jajanan pasar seperti kue kering dan basah.

Baca Juga: Pemdes Janti, Jogoroto Jombang Terus Kembangkan Wisata Religi Makam Mbah Sayyid Ismail

Tumpeng yang sudah diarak, kemudian di letakkan di tengah kerumunan masyarakat.

Sebelum diperebutkan masyarakat, tokoh masyarakat terlebih dulu memimpin doa agar warga Desa Manduro, selalu diberkahi kesejahteraan, kerukunan dan ketentraman.

Senin (1/7), diadakan sedekah bumi oleh ratusan masyarakat Dusun Dander.

Masyarakat antusias mengikuti tradisi sedekah bumi yang rutin dilakukan menjelang datangnya bulan Suro.

’’Ini ungkapan rasa syukur. Semoga petani di desa ini makin jaya. Penjualan dagangannya laku, masyarakat sekitar juga terimbas kesejahteraannya,’’ kata Kepala Dusun Dander, Riono.

Tradisi ini sebagai upaya nguri-nguri budaya, agar tetap eksis dan dilestarikan hingga generasi penerus.

’’Kami atas nama Pemerintah Desa Manduro Dusun Dander mengucapkan apresiasi atas dukungan seluruh warga Dusun Dander dan Armada (Arek Manduro Dander) yang selalu semangat untuk melestarikan adat dan budaya di Dusun Dander ini,’’ ungkapnya. (ang/jif/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Manduro #Jombang #sedekah bumi #makna #kabuh #Desa