RadarJombang.id – Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, diyakini sebagian besar masyarakat sebagai tempat kelahiran dan rumah masa kecil Presiden pertama Ir Soekarno atau Bung Karno.
Hal ini diperkuat dengan akta kelahiran, beselit (SK) ayah Bung Karno waktu bertugas menjadi guru di Kecamatan Ploso, Jombang dan informasi dari berbagai pihak serta kerabat dekat lain.
Kepala Desa Rejoagung Sugeng menyampaikan, Pemdes Rejoagung turut berperan dalam pelestarian bukti jejak sejarah Sang Proklamator.
Jika sebelumnya hanya diperingati dengan upacara dan kegiatan sederhana, tahun ini bersinergi dengan berbagai pihak menggelar tasyakuran hari lahir Bung Karno.
Acara dikemas dengan dialog kebangsaan Rabu (5/6), di depan sisa pondasi kediaman masa kecil Putra Sang Fajar yang terletak di Gang Buntu, Dusun/Desa Rejoagung ini.
Tasyakuran meliputi doa bersama, ujub, tumpengan jajan pasar serta pemutaran film dokumenter Bung Karno.
Kali pertama tasyakuran, dihadiri jajaran Forkopimcam Ploso, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Pemerhati sejarah, kerabat dekat Bung Karno serta masyarakat sekitar.
“Masyarakat berharap ada langkah lebih serius dalam memperjuangkan situs sejarah bekas rumah Sang Proklamator untuk dijadikan cagar budaya nasional,” pungkas Sugeng. (dwi/bin)
Editor : Ainul Hafidz