Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Begini Cara Pemdes Jombok, Kesamben Jombang Bantu Pelaku UMKM di Desanya Makin Berkembang

Ainul Hafidz • Jumat, 26 April 2024 | 15:04 WIB

 

Kades Jombok Abdul Muchid (kiri) bersama perangkat desa menunjukkan salah satu produk UMKM, Kamis (25/4).
Kades Jombok Abdul Muchid (kiri) bersama perangkat desa menunjukkan salah satu produk UMKM, Kamis (25/4).

RadarJombang.id – Pemerintah desa (Pemdes) Jombok, Kecamatan Kesamben, selama ini aktif memfasilitasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berkembang.

Pemdes Jombok, membantu UMKM di desanya untuk pengurusan NIB, sertifikasi halal hingga pelatihan untuk pemasaran.

Kades Jombok Abdul Muchid mengatakan, desanya memiliki empat dusun.

Meliputi Dusun Jombok, Plosorejo, Beluk dan Dusun Segunung.

Lebih dari 70 pelaku usaha menyebar di empat dusun tersebut.

”Jadi setiap tahun kami ada program pembinaan, pelatihan dan pemasaran produk UMKM,” katanya.

Banyak pelaku usaha membuat dirinya aktif membantu. Salah satunya pembinaan.

Tahun lalu, dia memfasilitasi sedikitnya 50 pelaku usaha untuk mengurus NIB dan sertifikasi halal.

”Hampir 80 persen untuk produk makanan dan minuman di Jombok sekarang sudah mempunyai sertifikat halal,” imbuh dia.

Begitu juga dengan pemasaran, menurut Muchid, pemdes juga memiliki peran penting, mendampingi dan membantu pelaku usaha memasarkan produk.

Baca Juga: Kembangkan Pasar Hewan, Pemdes Jatipelem Jombang Komitmen Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Baik pemasaran produk yang dilakukan secara online maupun offline.

Salah satunya digital marketing, bagaimana pemasaran melalui media sosial dan marketplace.

"Kami menggandeng salah satu perguruan tinggi di Jombang dan mengundang narasumber pelaku usaha yang produknya sudah besar,” tuturnya.

Pelatihan dalam pemasaran dinilainya sangat penting karena ketika produk sudah memiliki NIB dan sertifikat halal, bisa lebih mudah memasarkan produk.

”Jadi pemasaran lewat online shop ini bagaimana, ada trik atau caranya. Mungkin bagi masyarakat masih awam dengan digital marketing,” ujar dia.

Harapannya, fasilitas itu berdampak signifikan pada peningkatan perekonomian warga.

Selain membuat mereka maju juga makin berkembang, produknya bisa merambah hingga ke minimarket.

Pihaknya berharap, ketika produk sudah punya NIB dan sertifikat halal, pangsa pasarnya bisa merambah lebih besar.

"Jadi biarpun dijual online ataupun offline sudah layak, karena persyaratatan sudah dilengkapi,” pungkasnya. (fid/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#Kesamben #berkembang #Jombang #Pemdes #UMKM #Jombok