RadarJombang.id – Jumlah kursi kepala desa di Kabupaten Jombang yang kosong kembali bertambah.
Hal itu, setelah adanya satu tambahan kades yang meninggal dunia, yakni Kades Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang.
Informasi tentang meninggalnya Imam Kanapi, Kades Barongsawahan itu, dibenarkan Camat Bandarkedungmulyo, Hariyanto.
“Jadi benar, pagi tadi pak Kades Barongsawahan meninggal dunia, di RSUD Jombang,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang (19/4) siang.
Hariyanto menjelaskan, Imam Kanapi meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit karena penyakit diabetes yang dideritanya sejak lama.
“Meninggal karena sakit, kemudian ya langsung dimakamkan Jumat pagi,” tambahnya.
Imam Kanapi, juga disebut hariyanto adalah kades Barongsawahan yang terpilih dua periode.
Ia, juga adalah kades terpilih pada pilkades serentak di Jombang tahun 2019 lalu.
“Jabatannya masih sampai tahun 2025 harusnya, dan sekarang kosong, sesegera mungkin kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.
Meninggalnya Imam Kanapi, kembali menambah jumlah kursi kepala desa kosong di Kabupaten Jombang.
Hingga kini, tercatat ada 3 desa lain yang kursi kepala desanya masih kosong.
Baca Juga: Ingatkan Para Kades, Pj Bupati Jombang: DD Bisa Jadi Surga, Namun Bisa Juga Jadi Neraka
Pertama, adalah Desa Pulo Lor yang kursi kepala desanya kosong karena kades lamanya mundur untuk mendaftar sebagai caleg.
Kedua, adalah Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung yang kepala desanya kosong setelah tersandung kasus hukum hingga diberhentikan.
Ketiga, adalah Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito yang kursi kepala desanya juga kosong karena kades sebelumnya meninggal dunia. (riz/bin/riz)
Editor : Achmad RW