RadarJombang.id – Pemerintah desa (Pemdes) Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang punya cara innovatif membantu petani ketika tanaman padi diserang hama.
Pemdes Dukuhklopo, membantu petani dengan mengakomodir penyemprotan obat-obatan untuk padi dengan memakai drone sprayer.
”Jadi sekarang ada gerakan pengendalian hama wereng, sesuai instruksi dari PPL Kecamatan Peterongan,” kata Kades Dukuhklopo Saiful Anam.
Gerakan pengendalian hama wereng yang baru dilakukan membantu keperluan obat, juga ongkos atau biaya penyemprotan.
Dijelaskan, gerakan pengendalian itu tak lagi melakukan penyemprotan dengan tenaga manual.
Sejak dua tahun terakhir, pengoptimalan penyemprotan dengan menggunakan drone.
Baik untuk penyemprotan hama wereng ataupun lainnya.
”Kita sekarang sewa drone untuk gerakan pengendalian hama wereng, seperti tahun lalu sudah pernah kita lakukan,” imbuh dia.
Penggunaan alat drone itu menurut Saiful karena banyak pertimbangan. Salah satunya, bisa memangkas waktu dan tenaga lebih banyak.
”Ketika pengendalian manual butuh waktu lama dan tenaganya lebih banyak. Kalau drone ini cukup satu alat beserta operator sehari bisa melakukan penyemprotan di satu dusun,” tutur dia.
Salah satu dusun yang sudah dilakukan penyemprotan adalah Dusun Kapringan.
Lahan pertanian seluas 35 hektare ditanami padi disemprot menggunakan drone.
”Total yang akan kita semprot 125 hektare di empat dusun,” ujar Saiful.
Empat dusun itu meliputi Dusun Kapringan, Kapas, Dukuh serta Dusun Penjalinan.
Pihaknya tidak membenani petani. Karena di Desa Dukuhklopo sudah menyiapkan obat dan membantu sewa drone.
“Tapi memang ada juga yang memberikan sumbangan sukarela dari petani,” tutur dia.
Dengan langkah gerakan pengendalian ini diharapkan bisa berdampak signifikan pada hasil panen nanti.
”Panen lebih maksimal, apalagi harga gabah sekarang lumayan. Jangan sampai kena wereng membuat hasil panen turun, baik hasil dan harganya,” pungkas Saiful. (fid/bin/riz)
Editor : Achmad RW