Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Cara Pemdes Sumberteguh, Kudu Jombang Jaga Potensi Desa Sebagai Penghasil Cabai Merah Besar Unggulan

Dwi Aris Supriyanto • Jumat, 15 Maret 2024 | 13:00 WIB

 

Kepala Desa Sumberteguh, Kudu, Jombang Wawan Sudarmanto menunjukkan hasil panen cabai merah besar di wilayah desanya.
Kepala Desa Sumberteguh, Kudu, Jombang Wawan Sudarmanto menunjukkan hasil panen cabai merah besar di wilayah desanya.

RadarJombang.id – Desa Sumberteguh, Kecamatan Kudu, Jombang memiliki potensi penghasil cabai merah besar unggulan.

Mayoritas petani dari Dusun Sumberjo, Maron Lor, Teguhrejo, Caben dan Dusun Pateguhan, di Desa SUmberteguh, Kudu, Jombang memiliki lahan pertanian yang ditanami  cabai merah.

Karena  itu, Pemdes Sumberteguh, Kudu Jombang berupaya mempertahankan potensi desa yakni cabai merah ini dengan berbagai upaya konkret.

Kepala Desa Sumberteguh, Kudu Jombang Wawan Sudarmanto , awalnya  para petani di desa kami menanam tembakau seperti mayoritas petani lain di Kecamatan Kudu.

"Namun sekitar awal 2000, ada petani pendatang yang mulai menanam cabai dan diikuti petani lain karena hasil panen lebih menjanjikan,” ujarnya.

Saat ini, Desa Sumberteguh dikenal sebagai penghasil cabai merah besar unggulan di Jombang.

Pemasarannya hampir seluruh wilayah di Pulau Jawa. Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberteguh turut mendukung perkembangan petani cabai.

“Para ppetani diberi bantuan bibit, pupuk dan alat-alat pertanian. Selain itu, ditunjang dengan pembangunan infrastruktur jalan usaha tani (JUT) yang memadai,” terangnya.

Hal tersebut untuk membantu memperlancar akses petani, mulai dari awal tanam, masa perawatan hingga mengangku hasil panen.

Curah hujan tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi petani cabai di Desa Sumberteguh.

Namun dalam kondisi normal, satu pohon cabai ideal menghasilkan 40-50 cabai dengan berat total sekitar 1 kilogram (Kg).

Baca Juga: Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal, Pemdes Pandanwangi Diwek Jombang Adakan Sedekah Bumi Bersama Masyarakat

Dengan waktu panen tiga bulan sekali selama satu tahun.

“Namun cuaca saat ini membuat hasil panen cabai kurang ideal, dan hal tersebut berpengaruh pada harga jual yang cenderung turun,” pungkas Wawan. (dwi/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#cabai merah #SUmberteguh #kudu #potensi #Jombang #Pemdes #Desa