RadarJombang.id – Pemerintah Desa (pemdes) Murukan, Kecamatan Mojoagung memiliki komitmen menyejahterakan warga melalui pemberdayaan kelompok peternak sapi.
Tidak hanya sapi potong, Pemdes Murukan Mojoagung juga melakukannya melalui peternakan sapi perah.
Saat ini usaha beternak sapi perah semakin berkembang di Desa Murukan bahkan populasinya mencapai 600 ekor sapi.
Kepala Desa Murukan Muhamad Iqbal Firdaus mengatakan, wilayah desanya terbagi menajdi dua dusun.
Yaitu Dusun Murukan dan Dusun Mulangagung. Kedua dusun ini punya potensi peternakan sapi yang berbeda.
”Jika di Dusun Murukan mayoritas beternak sapi perah maka di Dusun Mulangagung lebih dominan beternak sapi potong,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Seiring berjalannya waktu, saat ini seluruh peternak sapi tergabung dalam kelompok ternak Sari Murni yang diketuai oleh Qowiyul Aminin pada tahun 1995.
”Peternak yang tergabung dalam kelompok ternak memudahkan dalam penyaluran segala bentuk informasi terbaru terkait sapi,” tutur dia.
Saat ini, lebih dari 70 warga beternak sapi perah hingga jumlah populasinya mencapai 600 ekor.
”Produksi susu sebanyak 8 liter per satu ekor sapi dalam satu hari untuk dua kali perah saat pagi dan sore,” terangnya.
Terwujudkan Desa Murukan sebagai sentra ternak sapi perah semakin memacu pemdes dalam mendukung para peternak agar lebih maju dan berkembang.
Pelatihan dan penyuluhan melalui kelompok ternak, rutin digelar dengan menggadeng dinas terkait.
”Sentra sapi perah telah dikenal masyarakat sejak tahun 1980-an. Alhamdulillah dari hasil beternak sapi dapat menambah penghasilan serta meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya. (dwi/naz/riz)
Editor : Achmad RW