JOMBANG – Kelurahan Kaliwungu Jombang punya program andalan soal pengolahan sampah.
Di Kelurahan Kaliwungu, sampah diolah untuk menciptakan kebersihan lingkungan, indah dan nyaman.
Selain itu, pengelolaan sampah juga bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar Kelurahan Kaliwungu.
”Jadi kegiatan mengolah sampah ini sudah berjalan sejak 2017 lalu,” ujar Ade Yudha Kusuman Lurah Kaliwungu Jombang, (13/12).
Menurutnya, ada banyak nilai plus dari pengolahan sampah.
Selain menjaga lingkungan terbebas dari sampah, hasil pengelolaan sampah juga bisa menambah pemasukan tambahan warga.
”Di Kaliwungu ada empat RW (Rukun Warga), setiap RW punya tempat pengolahan sampah sendiri-sendiri,” ungkapnya.
Ia menyebut, kegiatan yang dilakukan murni untuk mengajak warga mengelola sampah agar lebih bermanfaat kembali.
Seperti sampah organik yang diolah menjadi pupuk.
”Sedangkan sampah anorganik bisa dijadikan bahan kerajian seperti bekas botol galon yang dijadikan pot dan hiasan lampu,” bebernya.
Baca Juga: Lewat Sektor Perikanan, Pemdes Rejoagung, Ngoro Jombang Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Selain mengandeng warga sekitar, pihaknya juga mengajak LSM Sanggar Hijau Indonesia untuk melakukan pengolahan sampah setiap waktu.
”Jadi kami juga menggandeng LSM yang bergerak dibidang lingkungan untuk membantu masyarakat dalam mengelola sampah,” tegasnya.
Dari hasil kegiatan tersebut, Kelurahan Kaliwungu sering mendapat penghargaan.
Di antaranya dinobatkan menjadi Kampung Beriman tingkat kabupaten, Kampung Berseri tingkat Muda, Madya dan mandiri tingkat Nasional.
”Terakhir tahun ini berhasil meraih Proklim Utama Thropi yang diberikan KLHK,” pungkas Ade. (yan/bin/riz)
Editor : Achmad RW