RadarJombang.id - Teknologi AI semakin canggih dan menawarkan berbagai inovasi yang mengharukan.
Salah satunya adalah tren baru yang memungkinkan pengguna untuk "memeluk" orang yang sudah meninggal melalui video hasil editan AI.
Trend ini viral di platform media sosial seperti TikTok, di mana banyak orang membagikan video pelukan dengan orang tercinta yang telah tiada.
Manfaat dari teknologi ini bukan hanya sekadar untuk menghadirkan momen emosional bersama orang yang telah pergi, tetapi juga bisa digunakan untuk membuat pelukan dengan karakter anime, selebritas idola, atau bahkan versi masa kecil diri Anda sendiri.
Ini memberikan kesempatan untuk menghidupkan kembali kenangan dengan cara yang sangat personal dan menyentuh.
Untuk membuat video pelukan AI ini, ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan. Salah satu yang populer adalah vidu.studio.
Langkah-langkahnya cukup sederhana:
1. Pastikan Anda memiliki dua foto bersebelahan kanan dan kiri yang akan digabungkan untuk video pelukan.
2. Buka browser Anda dan kunjungi vidu.studio melalui situs desktop (dengan cara menekan titik tiga di pojok kanan dan memilih mode situs desktop).
3. Pilih opsi "Try Video" dan login menggunakan akun Google Anda.
4. Setelah itu, tap garis tiga di pojok kanan atas dan pilih "Create Video."
Baca Juga: Penjelasan KH Ahmad Zahro Mengenai Hukumnya Mencari Fatwa Fikih Menggunakan Chatbot AI
5. Masukkan deskripsi video seperti "make people a hug," lalu lanjutkan dengan pilihan create 4 credits.
6. Setelah video selesai, Anda bisa mengunduhnya.
Hasil dari video pelukan AI ini biasanya sangat realistis dan emosional. Namun, ada beberapa kasus di mana video yang dihasilkan tidak berjalan sesuai harapan.
Beberapa video menunjukkan gerakan yang tidak alami atau wajah yang tampak sedikit berubah, sehingga mengurangi realisme dari pelukan tersebut.
Selain itu, ada kalanya video pelukan yang dihasilkan terlihat aneh, seperti gerakan yang tidak sinkron, atau malah gagal menampilkan adegan pelukan dengan benar.
Perlu diingat, teknologi canggih seperti ini sebaiknya digunakan dengan bijak.
Jika digunakan secara positif, AI dapat memberikan manfaat besar, seperti menghadirkan kembali momen-momen emosional yang berharga.
Dengan perkembangan teknologi yang pesat, hampir semua hal bisa diedit dan diolah menggunakan AI.
Namun, penting bagi kita untuk tidak menyalahgunakannya dan selalu memanfaatkan teknologi dengan bertanggung-jawab. (Fitri Adelia Pratiwi)
Editor : Achmad RW