JOMBANG - Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan, kemarin. Terutama tentang pentingnya terus berharap kepada Tuhan.
’’Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita,’’ tuturnya mengutip Roma 5:5.
Dalam kehidupan, tidak semua harapan manusia berakhir sesuai keinginan. Kita bisa kecewa karena janji yang tidak ditepati, rencana yang gagal, atau keadaan yang tidak berubah secepat yang kita harapkan. Namun Firman Tuhan memberikan sebuah kepastian yang berbeda: pengharapan di dalam Tuhan tidak pernah mengecewakan. Mengapa pengharapan itu tidak mengecewakan? Karena dasar pengharapan kita bukanlah kemampuan manusia atau keadaan yang berubah-ubah, melainkan kasih Allah yang kekal dan setia. Tuhan mungkin tidak selalu bekerja sesuai waktu dan cara yang kita inginkan, tetapi Dia selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi anak-anak-Nya.
Seorang petani menanam benih di ladangnya. Setelah beberapa hari, ia belum melihat apa pun tumbuh di permukaan tanah. Namun ia tetap menyiram dan merawatnya setiap hari karena ia percaya bahwa benih itu sedang bekerja di bawah tanah. Beberapa waktu kemudian, tunas kecil mulai muncul dan akhirnya menghasilkan panen yang indah.
Demikian juga dengan pengharapan kita kepada Tuhan. Terkadang kita merasa tidak ada perubahan, doa belum dijawab, dan keadaan masih sama. Namun bukan berarti Tuhan tidak bekerja. Sering kali Tuhan sedang bekerja di ’’bawah permukaan’’ kehidupan kita, mempersiapkan sesuatu yang lebih baik pada waktu-Nya.
Paulus menegaskan bahwa kasih Allah telah dicurahkan ke dalam hati kita melalui Roh Kudus. Artinya, ketika kita menghadapi masa sulit, Tuhan tidak meninggalkan kita berjalan sendirian. Roh Kudus hadir untuk menguatkan, menghibur, dan mengingatkan kita bahwa Tuhan tetap memegang kendali.
’’Hari ini, jika ada doa yang belum terjawab, impian yang tertunda, atau pergumulan yang masih berlangsung, tetaplah berharap kepada Tuhan. Pengharapan kepada manusia bisa mengecewakan, tetapi pengharapan kepada Kristus tidak akan pernah sia-sia. Tuhan Yesus memberkati,’’ paparnya. (jif/naz)
Editor : Anggi Fridianto