Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan 298, Kerinduan untuk Selalu Dekat pada Tuhan

Rojiful Mamduh • Minggu, 31 Mei 2026 | 06:51 WIB
Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan
Pdt Petrus Harianto, Sth, Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan

 

 

Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya untuk selalu dekat pada Tuhan.

’’Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini: Diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya,’’ tuturnya mengutip Mazmur 27:4.

Pernahkan kita mengalami satu waktu ada satu kerinduan yang begitu dalam akan Tuhan. Hal ini membuktikan bahwa apa yang ada dalam dunia, apa yang kita miliki tidak sanggup memuaskan hidup kita.

Banyak orang percaya yang tidak pernah puas dengan apa yang ada dalam hidupnya, tetapi tidak mengerti apa yang harus ia lakukan.

Ayat di atas menggambarkan kerinduan mendalam Daud untuk senantiasa berada di hadirat Tuhan, menikmati kebaikan-Nya, dan melihat keindahan-Nya di bait-Nya.

Daud mengajukan satu permintaan utama yang sangat berharga baginya, yaitu tinggal di rumah Tuhan seumur hidup. Kata "satu hal" telah kuminta, menyiratkan bahwa ini adalah prioritas utama doa yang dipanjatkan. Keinginan ini bukan sekadar untuk berada di sebuah tempat fisik, tetapi untuk dapat "menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati bait-Nya". Ini adalah ungkapan kerinduan untuk merasakan kehadiran dan kasih sayang Tuhan yang melimpah.

Kehadiran dan persekutuan dengan Tuhan adalah hal yang paling diinginkan pemazmur, melebihi hal-hal lain dalam hidupnya. Terlepas dari segala suka duka yang dialaminya sepanjang hidupnya dan kuasa serta kekayaan yang dimilikinya, Daud hanya menginginkan satu hal dari Tuhan. Ia tidak menunjukkan sikap merasa berhak, seolah-olah ia pantas mendapatkan sesuatu. Kerinduan Daud yang mendalam untuk selalu dekat dengan Tuhan. Dalam kehidupannya yang penuh tantangan, ia tidak meminta kekayaan, kekuasaan, atau kemenangan, tetapi ia hanya ingin berada dalam hadirat Tuhan.

Bagaimana dengan kita ? Apakah kita juga memiliki kerinduan yang sama seperti Daud?

Dalam dunia yang penuh kesibukan dan kekhawatiran, sering kali kita lebih fokus pada hal-hal duniawi daripada mencari Tuhan. Ayat ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati dan ketenangan hanya ditemukan dalam hadirat-Nya.

’’Marilah kita menjadikan Tuhan sebagai prioritas utama dalam hidup kita, menghabiskan waktu bersama-Nya dalam doa, firman, dan ibadah, serta mempercayakan segala sesuatu ke dalam tangan-Nya. Pastikan setiap kita tetap merindukan Tuhan yang menjadi sumber kehidupan, sukacita dan tujuan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati,’’ urainya. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#renungan Kristen #dekat dengan Tuhan #kerinduan kepada Tuhan #renungan rohani #kehidupan iman Kristen