Radarjombang.id - Belakangan terakhir masyarakat dihebohkan terkait informasi fitur chat audio di WhatsApp yang disinyalir merupakan fitur Hacker.
Dilansir dari Antara, salah satu narasi yang beredar adalah masyarakat diminta untuk mengabaikan panggilan chat audio yang sedang diaktifkan oleh salah satu anggota grup WhatsApp.
Menurut klaim yang dibagikan, layanan panggilan chat audio itu adalah upaya hacker untuk mencuri data yang ada di ponsel pengguna.
Jika pengguna WhatsApp di grup bergabung atau menekan tombol join atau bergabung dalam panggilan chat audio, maka isi rekening pemilik ponsel terancam dikuras.
Namun, Meta Indonesia, dalam keterangannya di WhatsApp Channel, menjelaskan bahwa chat audio WhatsApp bukan bagian dari modus penipuan hacker. Informasi yang beredar itu hoaks.
"Chat Audio merupakan fitur baru dari WhatsApp yang aman dan terenkripsi end-to-end. WhatsApp pun tidak bisa dengar atau lihat percakapanmu," ungkap Meta Indonesia.
Sebagai informasi, fitur chat audio bisa ditemukan di dalam grup WhatsApp dengan lambang ikon titik tiga, yang ada di bagian kanan atas.
"Satu-satunya risiko nyata adalah jika akun anggota grup diretas dan digunakan untuk menyebarkan tautan berbahaya. Bukan karena fitur Chat Audio itu sendiri," demikian isi keterangan Meta Indonesia yang dirilis Juni 2025.
Editor : Anggi Fridianto