Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Rekomendasi 7 Film Tentang Masalah Pendidikan Indonesia, Nomor 7 Tak Pernah Lekang Zaman

Anggi Fridianto • Kamis, 5 Juni 2025 | 00:13 WIB
foto: film laskar pelangi 2008
foto: film laskar pelangi 2008

Radarjombang.id - Isu pendidikan di Indonesia kerap mencuat ke permukaan karena dianggap terlalu menekankan pencapaian akademis, sementara pengembangan potensi diri dan karakter siswa belum menjadi fokus utama.

Berbagai tantangan seperti kurikulum yang padat, gaya belajar yang kurang menarik, hingga tekanan dari lingkungan sekolah membuat banyak pelajar menjalani proses belajar dengan beban berat. Mereka lebih sering mengejar nilai daripada memahami ilmu secara mendalam.

Melalui media film, para pembuat cerita mencoba mengangkat persoalan ini dengan pendekatan yang menyentuh.

Realita dunia pendidikan Indonesia ditampilkan secara gamblang dari kesenjangan fasilitas, ketimpangan akses, hingga sistem yang tidak berpihak pada murid dan guru.

Cerita-cerita yang ditampilkan tak hanya sekadar hiburan, tapi juga bentuk ajakan untuk merenung: apakah sistem yang berjalan saat ini benar-benar mampu membentuk generasi yang berdaya saing dan bermoral?

Berikut beberapa film Indonesia yang berhasil menyampaikan kritik tajam terhadap dunia pendidikan nasional:

1. Penyalin Cahaya (2021)

Karya Wregas Bhanuteja ini mengisahkan Suryani, mahasiswi yang menjadi korban pelecehan seksual di lingkungan kampus.

Melalui simbol mesin fotokopi, film ini menggambarkan perjuangan para penyintas dan mengecam budaya kampus yang sering menyalahkan korban serta gagal memberi keadilan.

 

2. Denias, Senandung di Atas Awan (2006)

Film ini terinspirasi dari kisah nyata seorang anak Papua yang gigih ingin menempuh pendidikan, meski harus melawan rintangan geografis dan sosial.

Cerita ini menyentuh tentang ketimpangan fasilitas pendidikan antara kota besar dan daerah pelosok.

3. Mengejar Embun ke Eropa (2016)

Berkisah tentang Puro, dosen yang kembali ke Indonesia usai menimba ilmu di luar negeri. Ia berupaya memperbaiki sistem akademik yang korup dan manipulatif di kampus tempatnya mengajar.

Film ini memotret birokrasi pendidikan tinggi yang penuh kepentingan.

4. Laskar Pelangi (2008)

Lewat kisah sepuluh anak dari Belitung dan guru mereka di SD Muhammadiyah Gantong, film ini menunjukkan perjuangan luar biasa dalam dunia pendidikan di tengah kondisi serba terbatas.

Semangat dan optimisme menjadi benang merah yang menginspirasi banyak penonton.

5. Di Timur Matahari (2012)

Disutradarai Ari Sihasale, film ini mengambil latar di Papua dan menampilkan konflik sosial yang berdampak langsung pada akses pendidikan anak-anak.

Dalam kondisi tidak stabil, semangat belajar tetap menyala, menunjukkan betapa pentingnya perdamaian dalam proses belajar.

6. Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)

Film biografi ini menelusuri kehidupan HOS Tjokroaminoto, tokoh pergerakan nasional yang juga dikenal sebagai pendidik rakyat.

Melalui Sarekat Islam, ia menggalang kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan dalam melawan penjajahan dan ketidakadilan.

7. Sokola Rimba (2013)

Dibintangi Prisia Nasution, film ini menceritakan perjalanan Butet Manurung yang membawa pendidikan ke komunitas adat di hutan Jambi.

Cerita ini menyoroti bagaimana pendekatan konvensional tidak selalu relevan dan bahwa pendidikan harus bisa menyesuaikan dengan kearifan lokal.

Film-film di atas tidak hanya menyoroti masalah, tetapi juga menyuguhkan harapan dan inspirasi.

Melalui karakter-karakter yang kuat dan narasi yang menyentuh, penonton diajak membuka mata terhadap berbagai realitas yang mungkin luput dari perhatian.

Dengan mengangkat isu pendidikan secara jujur dan emosional, film menjadi jendela refleksi.

Narasi-narasi ini mendorong perbincangan tentang perlunya perubahan dalam sistem pendidikan Indonesia agar menjadi lebih adil, adaptif, dan manusiawi.

(Luthviatul Ilmi N.A)

Editor : Anggi Fridianto
#rekomendasi #laskar pelangi #film #Indonesia #pendidikan