Radarjombang.id – Bagi seseorang dengan gigi sensitif, sangat penting memilih sikat gigi yang dirancang khusus agar tidak memperparah sensitivitas dan tetap membersihkan gigi secara efektif.
Dalam memilih sikat gigi, ada baiknya memperhatikan beberapa hal. Termasuk penggunaan sikat gigi sensitif manual dan sikat gigi elektrik.
Berikut rekomendasi sikat gigi manual yang baik untuk penderita gigi sensitif.
1. Sensodyne Sensitive Toothbrush
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini 10 Tips Menjaga Kesehatan Anak di Musim Pancaroba
Adapun keunggulan dari Sensodyne Sensitive Toothbrush Bulu sangat lembut (ultra soft), Desain kepala kecil untuk menjangkau area sulit, Direkomendasikan oleh banyak dokter gigi
2. GUM Super Tip Soft Toothbrush
Adapun keunggulan dari GUM Super Tip Soft Toothbrush bulu halus dengan teknologi ujung tipis dan membersihkan area sulit dijangkau tanpa menyakiti gusi
3. Oral-B Sensitive Clean (Manual)
Adapun keunggulan dari Oral-B Sensitive Clean kepala bulu lebih lembut dari sikat standar dan pegangan ergonomis
Sedangkan berikut rekomendasi sikat gigi elektrik di antaranya:
1. Oral-B Pro 2 2000 Sensitive Clean
Adapun keunggulan dari dilengkapi Oral-B Pro 2 2000 Sensitive Clean mode khusus untuk gigi sensitif serta sensor tekanan agar tidak menyikat terlalu keras
2. Philips Sonicare ProtectiveClean 5100
Adapun keunggulan dari Philips Sonicare ProtectiveClean 5100 Mode "Gum Care" dan "Sensitive" dan memberi peringatan jika tekanan terlalu kuat
3. Xiaomi T300 / T500 (dengan mode sensitif)
Adapun keunggulan dari Xiaomi T300 / T500 (dengan mode sensitif) dan lebih terjangkau, tapi tetap punya mode lembut dan getaran sonik yang halus
Tips Memilih:
Baca Juga: Dijamin Manjur! Ini 5 Tips Turunkan Berat Badan Lewat Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur
- Pilih bulu sikat ultra soft atau soft (jangan medium atau hard).
- Hindari menyikat terlalu kuat – bisa memperparah sensitivitas.
- Jika pakai sikat elektrik, pastikan ada mode lembut/sensitif.
- Ganti sikat gigi setiap 2–3 bulan atau jika bulunya mulai rusak.
Editor : Anggi Fridianto