Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Fakta Atau Mitos? Jalan Kaki Ternyata Lebih Sehat dari Berlari, 5 Poin Ini Bisa Jadi Pertimbangan Kamu

Anggi Fridianto • Selasa, 29 April 2025 | 00:14 WIB
Perempuan saat jogging
Perempuan saat jogging

Radarjombang.id - Saat membahas soal kebugaran, saran untuk rutin jogging atau berlari sering kali terdengar di mana-mana.

Namun, tidak semua orang cocok dengan aktivitas tersebut.

Gaya hidup, kondisi tubuh, hingga tujuan kesehatan masing-masing individu bisa membuat berjalan kaki menjadi opsi yang lebih bijaksana dan berkelanjutan.

Berbeda dari berlari yang cenderung berat untuk tubuh, berjalan kaki menawarkan gerakan yang lembut bagi persendian, sekaligus memberikan ketenangan pikiran.

Walau lari bermanfaat untuk meningkatkan kecepatan dan daya tahan, berjalan kaki justru lebih unggul untuk mereka yang ingin menjaga konsistensi olahraga, menghindari risiko cedera, dan membangun kebiasaan sehat jangka panjang.

Ini dia manfaat berjalan kaki yang perlu diketahui:

1.Lebih Bersahabat untuk Sendi

Bagi yang memiliki masalah lutut, radang sendi, kelebihan berat badan, atau baru mulai berolahraga, berjalan kaki menjadi pilihan ideal.

Setiap langkah saat berlari memberikan tekanan hampir tiga kali lipat berat tubuh ke persendian, sementara berjalan kaki memberikan manfaat gerak tanpa tekanan berlebih.

Berjalan kaki membantu memperkuat otot dan tulang secara perlahan tanpa risiko cedera besar, menjadikannya pilihan sempurna untuk lansia, penderita nyeri sendi, atau mereka yang sedang dalam masa pemulihan.

2. Mudah Dimasukkan ke Rutinitas Harian

Tidak semua orang punya waktu atau motivasi untuk lari jauh setiap hari, apalagi dengan kesibukan pekerjaan dan urusan rumah tangga.

Berjalan kaki, sebaliknya, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Jalan pagi sebelum memulai aktivitas, berjalan santai setelah makan malam, atau sekadar berkeliling kantor saat istirahat makan siang, semua bisa menjadi bentuk aktivitas fisik yang efektif.

Karena terasa lebih ringan dan tidak terlalu melelahkan, berjalan kaki lebih mudah dilakukan secara konsisten dalam jangka panjang dibandingkan olahraga berat lainnya.

3. Memberikan Ketenangan Mental

Berlari sering kali membuat jantung berdegup kencang dan tubuh memasuki mode kerja keras.

Sebaliknya, berjalan kaki menawarkan pengalaman yang lebih tenang dan meditatif, terutama jika dilakukan di area terbuka atau penuh pepohonan.
Banyak ahli kesehatan mental bahkan menganjurkan metode "walk and talk therapy" atau terapi sambil berjalan, karena ritme alami dari berjalan membantu merilekskan saraf dan membuka pikiran.

4. Meningkatkan Metabolisme dengan Cara Sehat

Berjalan kaki juga efektif membantu pembakaran lemak, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan metabolisme atau ketidakseimbangan hormon.

Tidak seperti berlari yang sering meningkatkan nafsu makan secara signifikan, berjalan kaki membantu menstabilkan kadar gula darah tanpa menimbulkan rasa lapar berlebih.

Bagi individu dengan PCOS, diabetes tipe 2, atau masalah hormon lainnya, rutin berjalan kaki setelah makan bisa menjadi kunci untuk memperbaiki metabolisme dan menjaga berat badan.

5. Manfaat untuk Kesehatan Jangka Panjang

Riset membuktikan bahwa rutin berjalan kaki, terutama dengan kecepatan sedang hingga cepat, berkontribusi pada kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol jahat, memperbaiki kapasitas paru-paru, mengurangi lemak di perut, serta menjaga fungsi otak di usia lanjut.

Meskipun hasilnya mungkin tidak langsung terlihat seperti olahraga intens lainnya, manfaat berjalan kaki bertahan lebih lama dan menciptakan fondasi kesehatan yang stabil.

Bagi yang merasa berlari terlalu berat atau sering membuat berhenti di tengah jalan, mungkin sudah saatnya beralih.

Baca Juga: Dijamin Manjur! Ini 5 Tips Turunkan Berat Badan Lewat Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

Dengan melangkah pelan tapi pasti, berjalan kaki bisa membawa tubuh dan pikiran menuju keseimbangan dan kesehatan yang lebih baik selangkah demi selangkah.

 

(Luthviatul Ilmi N.A)

Editor : Anggi Fridianto
#berjalan kaki #Kebugaran #tips #rekomendasi #fisik #KEsehatan