RadarJombang.id - Puasa di bulan Ramadan memang menjadi momen yang dinanti-nanti.
Tapi buat penderita anemia, tantangan saat berpuasa bisa jadi lebih berat karena tubuh cenderung mudah lemas, pusing, atau bahkan pingsan kalau nggak hati-hati.
Nah, biar tetap kuat dan lancar menjalani puasa, yuk simak tips berikut yang sudah disetujui oleh dokter:
1. Pastikan Asupan Zat Besi Cukup
Penderita anemia butuh lebih banyak zat besi supaya produksi sel darah merah tetap optimal.
Nah, pastikan saat sahur dan berbuka kamu mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti:
* Daging merah (sapi, kambing)
* Hati ayam atau sapi
* Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung
* Kacang-kacangan dan biji-bijian
Jangan lupa, zat besi lebih mudah diserap tubuh kalau dikombinasikan dengan makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, stroberi, atau tomat.
2. Hindari MinumanPenghambat Penyerapan Zat Besi
Beberapa minuman bisa menghambat penyerapan zat besi, lho. Jadi, sebisa mungkin hindari minuman seperti:
* Teh dan kopi
* Susu dan produk olahannya
Kalau memang ingin minum susu, beri jeda sekitar 1-2 jam setelah makan makanan tinggi zat besi supaya penyerapannya tetap maksimal.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Kurangnya cairan bisa memperparah gejala anemia, seperti pusing dan lemas.
Jadi, pastikan kamu tetap terhidrasi dengan baik selama berbuka dan sahur. Terapkan pola 2-4-2:
* 2 gelas saat berbuka
* 4 gelas antara berbuka dan sahur
* 2 gelas saat sahur
Selain air putih, kamu juga bisa mengonsumsi jus buah tanpa gula tambahan untuk tambahan vitamin dan mineral.
4. Pilih Karbohidrat Kompleks
Makanan dengan karbohidrat kompleks bisa memberikan energi yang bertahan lebih lama, sehingga kamu nggak gampang lemas. Beberapa pilihan terbaik antara lain:
* Nasi merah
* Oatmeal
* Roti gandum
* Ubi atau kentang
5. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur itu wajib buat penderita anemia!
Jangan sampai melewatkan sahur, karena tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk bertahan seharian.
Pilih makanan bergizi seimbang dengan kombinasi karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral.
6. Konsumsi Suplemen Jika Diperlukan
Kalau asupan zat besi dari makanan masih kurang, konsultasikan dengan dokter tentang kemungkinan mengonsumsi suplemen zat besi.
Biasanya, suplemen ini dianjurkan untuk diminum setelah berbuka atau sebelum tidur agar tidak menyebabkan efek samping seperti mual saat perut kosong.
7. Jangan Paksakan Diri
Kalau selama puasa kamu merasa sangat lemas, pusing berlebihan, atau hampir pingsan, jangan ragu untuk membatalkan puasa.
Dalam Islam, kesehatan tetap menjadi prioritas utama dan ada keringanan bagi yang memang tidak mampu berpuasa.
Nah, itulah beberapa tips puasa sehat buat kamu yang punya anemia. Dengan pola makan yang tepat dan menjaga kesehatan, puasa tetap bisa dijalani dengan lancar tanpa khawatir tubuh jadi drop.
Semangat berpuasa dan tetap jaga kesehatan, ya!
(Luthviatul Ilmi N.A)
Editor : Achmad RW