Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Perhatikan Kandungan Kalorinya! Jenis Kerupuk dan Keripik Ini Ternyata Bisa Naikkan Berat Badan

Magang • Rabu, 20 November 2024 | 01:35 WIB
Ilustrasi kerupuk dan keripik yang kalorinya besar dan bisa bikin berat badan naik
Ilustrasi kerupuk dan keripik yang kalorinya besar dan bisa bikin berat badan naik

RadarJombang.id - Kerupuk, keripik dan makanan ringan lainnya seringkali menjadi pilihan favorit banyak orang, baik sebagai camilan maupun pendamping makan.

Namun meski rasanya nikmat, kita perlu mewaspadai kandungan kalorinya yang bisa mengakibatkan penambahan berat badan jika dikonsumsi berlebihan.

Terutama kerupuk dan keripik goreng yang seringkali mengandung minyak cukup banyak.

Di bawah ini beberapa jenis kerupuk dan keripik beserta kandungan kalorinya yang perlu Anda ketahui:

1. Rempeyek (486 Kalori)

Rempeyek adalah salah satu cemilan dari tepung beras dan tepung tapioka yang dicampur dengan air hingga membentuk adonan kental, diberi bumbu (terutama garam dan bawang putih) dan banyak rempeyek yang diberi bahan pengisi yang khas, biasanya biji kacang tanah, kacang ijo, kedelai, ketumbar, dan lain-lain.

Meskipun enak, kandungan kalori pada rempeyek cukup tinggi, yang bisa berkontribusi pada peningkatan berat badan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

2. Kerupuk Putih (432 Kalori)

Kerupuk putih adalah jenis kerupuk yang terbuat dari dari bahan utama berupa campuran tepung tapioka dan terigu yang dicampur dengan air, garam, bawang putih, gula dan penyedap rasa serta biasanya digoreng hingga renyah.

Bentuknya yang pipih dan biasanya berwarna putih membuatnya unik dan mudah dikenali.
Kandungan kalorinya juga cukup signifikan, sehingga penting untuk mengonsumsinya dengan bijak agar tidak berlebihan.

3. Emping Melinjo (350 Kalori)

Emping, keripik yang terbuat dari biji melinjo yang diolah dengan cara direbus, digiling, dan kemudian digoreng hingga kering.

Meski mengandung banyak manfaat, seperti serat dan antioksidan, konsumsi emping yang terlalu banyak bisa menyebabkan penambahan kalori yang tidak diinginkan.

4. Kerupuk Udang (541 Kalori)

Kerupuk udang terkenal dengan kerupuk yang terbuat dari adonan tepung tapioka dan udang yang ditumbuk halus yang diberi bumbu rempah dan penambah rasa.

Namun, kerupuk jenis ini memiliki kandungan kalori yang lebih tinggi dibandingkan kerupuk lainnya, sehingga sangat penting untuk memperhatikan porsinya agar tidak berlebihan.

5. Rengginang (125 Kalori)

Rengginang adalah sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari Beras ketan yang dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari, lalu digoreng panas dalam minyak goreng.

Berbeda dengan kerupuk lainnya, rengginang cenderung memiliki kalori yang lebih rendah. Meski demikian, jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah besar, tetap saja jumlah kalori yang terkandung bisa cukup signifikan.

6. Keripik Tempe (534 Kalori)

Keripik tempe adalah camilan yang terbuat dari tempe yang digoreng kering dan renyah. Karena tempe sendiri mengandung kalori yang cukup tinggi, keripik tempe juga mengikuti pola yang sama, sehingga konsumsi berlebih dapat meningkatkan asupan kalori harian.

Penting untuk selalu mengecek tabel nilai gizi yang tertera pada kemasan makanan ringan yang Anda konsumsi.

Ini akan memberikan informasi yang lebih akurat mengenai kandungan kalori dan nutrisi lainnya.

Selain itu, meskipun kerupuk dan makanan ringan rasanya nikmat, konsumsilah secara bijak dan dalam jumlah yang wajar agar tubuh tetap sehat.

Perhatikan juga saran penyajian pada kemasannya untuk menghindari konsumsi berlebihan yang dapat mengakibatkan penambahan berat badan.

Sebaiknya pertimbangkan memilih camilan yang rendah kalori dan menyeimbangkannya dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

(Fitri Adelia Pratiwi)

Editor : Achmad RW
#kalori #Naikkan #keripik #kerupuk #berat badan