RadarJombang.id - Salah satu buah yang memiliki banyak varietas dan banyak dibudidayakan yaitu anggur.
Anggur menjadi salah satu pilihan konsumsi baik untuk dimakan langsung, dijadikan selai, isian atau topping kue, juga minuman fermentasi.
Varietas yang paling banyak menjadi pilihan dan mudah ditemui adalah anggur merah dan anggur muscat.
Anggur merah mudah ditemui di Indonesia sedangkan untuk anggur muscat tergolong buah impor. Anggur muscat banyak ditemukan di daerah Jepang.
Secara bentuk dan ukuran, anggur muscat tidak berbeda jauh dari anggur merah yang biasa ditemui.
Hanya saja kulit buah anggur muscat berwarna hijau, tipis, dan mengkilap. Itu mengapa anggur muscat tampak lebih menggugah selera.
Dalam segi biji, anggur muscat lebih minim. Cita rasa anggur muscat dominan manis dengan aroma buah yang khas.
Anggur muscat mengandung vitamin A, C, dan K yang bagus untuk kesehatan mata, kepadatan tulang, dan kaya antioksidan. Antioksidan bagus untuk kesehatan kulit.
Selain itu kandungan flavonoid dalam anggur ini juga dapat memperlancar peredaran darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Anggur muscat banyak diolah menjadi topping makanan seperti kue. Di Indonesia juga sering digunakan untuk isian kue mochi dan fruit sando.
Sedangkan di Korea, anggur muscat dilapisi dengan cairan gula, didiamkan hingga mengeras dan disajikan sebagai street food bernama Tanghulu. Potongan anggur muscat disajikan dengan yogurt dan kacang-kacangan.
Sementara itu, anggur merah memiliki kulit berwarna merah yang khas. Cita rasa anggur merah beragam, mulai dari manis atau perpaduan manis dan asam. Beberapa varietas anggur merah juga memiliki rasa mirip stroberi.
Daerah di Indonesia yang dikenal sebagai sentra penghasil anggur merah yakni Kota Probolinggo (Jawa Timur), Kabupaten Buleleng (Bali), dan Kota Palu (Sulawesi Tengah).
Anggur merah kaya akan antioksidan sama seperti anggur muscat. Anggur merah mengandung vitamin A, B6, dan C yang baik untuk mencegah penyakit kanker, sebagai sistem imun, melawan infeksi, menurunkan kolesterol, dan menjaga kulit tetap kencang.
Memakan anggur merah beserta kulitnya dapat mencegah insomnia dan membuat tidur lebih nyenyak akibat kandungan melatonin.
Mengonsumsi buah yang tinggi serat dan kadar air seperti anggur juga mengurangi sembelit.
Selain dikonsumsi secara langsung, masyarakat Indonesia juga sering menggunakan anggur merah sebagai campuran salad buah atau puding disandingkan dengan melon, pir, atau kiwi.
Anggur merah juga disajikan dengan campuran cabai dan air gula menjadi asinan.
Beberapa jenis anggur merah yang banyak dijadikan wine oleh masyarakat Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir.
Negara lain yang sering memfermentasi anggur sebagai wine atau minuman beralkohol yakni Prancis, Italia, Amerika Serikat, Jerman, dan Britania Raya. (Rediva Novalisty)
Editor : Achmad RW