Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Anggur Muscat Lagi Hype, Laboratorium Ini Justru Temukan Sisa Pestisida yang Bahayakan Tubuh

Magang • Kamis, 31 Oktober 2024 | 01:26 WIB
Anggur Muscat
Anggur Muscat

RadarJombang.id - Anggur Muscat atau Anggur Shine Muscat baru-baru ini menjadi perbincangan publik akibat ditemukannya residu berbahaya dari penggunaan pestisida yang berbahaya bagi tubuh.

The Thai Pesticide Alert Network (Thai-PAN), Dewan Konsumen Thailand atau Thailand Consumers Council (TCC), dan Food and Drug Administration (FDA) melakukan uji coba terhadap 24 sampel Anggur Muscat yang dikumpulkan dari toko daring, toko atau pasar buah segar, dan supermarket.

Sampel didapatkan dari 15 lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Bangkok mulai dari 2 hingga 3 Oktober 2024.

"TCC membeli 24 sampel anggur populer dari berbagai lokasi termasuk dua dari toko daring, tujuh sampel dari toko buah dan pasar segar, serta 15 dari supermarket, pada tanggal 2 dan 3 Oktober. Harganya berkisar antara 100 (atau sekitar Rp 46 ribu) hingga 699 baht (atau sekitar Rp 300 ribu) per kilogram," tutur Prokchon Usap, koordinator Thai-PAN, dikutip dari Bangkok Post.

Hasil uji laboratorium baru diungkap Kamis lalu dengan hasil 23 dari total 24 sampel mengandung residu pestisida melebihi batas aman.

Satu sampel ditemukan mengandung klorpirifos, sejenis insektisida.

Dua puluh dua sampel lainnya mengandung 14 residu kimia berbahaya yang melebihi batas aman 0,01 mg/kg dan menghasilkan 50 residu pestisida lainnya.

Sembilan sampel diidentifikasi diimpor dari China sedangkan sisanya 15 sampel tidak teridentifikasi.

Prokchon juga menambahkan, residu pestisida sulit dihilangkan sebab telah masuk ke jaringan tanaman.

Menanggapi temuan tersebut, Thai-PAN mengeluarkan peringatan resmi dan mendesak Kementrian Kesehatan Masyarakat untuk memberikan peraturan bagi buah impor supaya mencantumkan label asal negara produksi.

Mengikuti peringatan dari uji lab Thailand, Pemerintah Malaysia juga mengumumkan akan menguji kandungan residu Anggur Muscat yang beredar di negaranya.

Baca Juga: Pria di Jombang Untung Besar dari Budidaya Melon Sweet Net Thailand

Kementerian Pertanian dan Keamanan Pangan Malaysia, Datuk Seri Mohamad Sabu, akan mengajukan permohonan ke lembaga terkait supaya melakukan peninjauan kepada sampel anggur.

Padahal, kandungan pestisida dalam anggur dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh.

Utamanya pada anak-anak yang menjadi paling rentan terkena dampak lantaran organ tubuh yang mudah terkena infeksi.

Penyakit yang dapat dialami seperti gangguan ginjal, paru-paru, dan kanker.

Anak-anak bahkan dapat terserang penyakit autisme dan hiperaktif. Jika dikonsumsi oleh ibu hamil, residu akan menyerang janin.

Pestisida biasanya digunakan petani untuk menghindari tanaman dari serangan serangga atau hama.

Tetapi, pestisida yang menempel di tanaman akan sulit dibersihkan dengan air biasa. Penyakit ringan yang dialami akibat residu ini di antaranya mual, diare, kram perut, pusing, dan timbul rasa cemas.

(Rediva Novalisty)

 

Editor : Achmad RW
#Anggur Muscat #tubuh #residu #bahayakan #pestisida