Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Sederet Pantangan Sebelum Pernikahan yang Tak Boleh Dilakukan Bagi Calon Pengantin Menurut Adat Jawa

Magang • Jumat, 27 September 2024 | 22:56 WIB
Ilustrasi pasangan pengantin adat jawa
Ilustrasi pasangan pengantin adat jawa

RadarJombang.id - Pernikahan merupakan ibadah terpanjang yang dilakukan dua orang manusia yang berpasangan karena melakukan sepanjang sisa usia kita hidup dengan pasangan kita.

Setiap orang mengharapkan pernikahan yang sakinah mawadah warahmah untuk keluarga mereka.

Momen acara pernikahan merupakan momen sakral bagi pasangan pengantin karena banyaknya pantangan yang harus dihindari kedua calon mempelai apalagi menjelang hari pernikahan.

Pantangan tersebut berasal dari adat istiadat nenek moyang dahulu konon katanya sebagai menolak bala atau kemalangan yang terjadi saat pesta pernikahan maupun selama menjalani bahtera rumah tangga.

Salah satunya adat Jawa yang masih dipegang teguh adatnya oleh orang-orang Jawa.

Inilah beberapa larangan adat Jawa menjelang hari pernikahan agar acara berlangsung lancar hingga sah :

1. Pengantin dilarang bertemu pasangan

Dalam budaya Jawa disebut dengan istilah pingitan, calon pengantin tidak boleh bertemu satu sama lain selama kurang lebih dua minggu menjelang pernikahan.

Pingitan diharapkan menjadi tempat untuk kedua mempelai lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Hal ini dilakukan untuk menjaga dan menyiapkan hal yang terbaik dalam penanganan rumah tangganya kelak.

Selain itu untuk memupuk rasa rindu diantara kedua calon pengantin agar nanti menjalani kehidupan rumah tangga selalu harmonis dan penuh kasih sayang.

Karena selama tidak bertemu saat hari pernikahan maka wajah pengantin akan terlihat lebih cantik hingga manglingi.

2. Dilarang bepergian jauh

Menjelang hari pernikahan banyak terjadi bala atau kesialan yang bisa menimpa calon pengantin sehingga adanya larangan bepergian jauh ini dapat menghindari bala di luar sana.

Calon pengantin tidak diperbolehkan bepergian jauh apalagi naik kendaraan meskipun sesuatu yang sangat mendesak. Dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan dalam perjalanan.

3. Dilarang berenang atau bepergian melewati kawasan perairan

Hal ini dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan menjelang hari pernikahan seperti tenggelam atau hanyut terbawa arus.

Selain itu, aura calon pengantin bisa mengundang aura negatif yang dapat menggagalkan hajat seseorang.

Zaman dulu percaya aura negatif dari dasar laut bisa menyedot aura dan energi positif kita sehingga energi negatif mengikuti kita.

4. Dilarang mendaki gunung

Gunung merupakan tempat yang memiliki banyak mitos berkaitan dengan hal-hal gaib karena gunung ditempati banyak makhluk halus.

Sehingga dikhawatirkan jika calon pengantin mendaki gunung saat menjelang pernikahan akan dibawa ke alam gaib dan tidak kembali atau bahkan jika kembali dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa aura calon pengantin dapat mengundang aura negatif datang.

5.Dilarang berkendara sendirian

Jika calon pengantin ingin bepergian menggunakan kendaraan maka tidak boleh membawa kendaraan sendiri melainkan disarankan agar dibonceng atau ada yang menemani selama perjalanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebelum acara pernikahan.

Dalam kamus kitab primbon Jawa Kuno berkendara sendirian bisa menyebabkan calon pengantin meninggal dunia akibat kecelakaan dalam keadaan sendirian.

6. Dilarang membunuh binatang

Calon pengantin dilarang membunuh binatang apapun, binatang liar maupun binatang buas, baik disengaja maupun tidak sengaja.

Hal tersebut dikhawatirkan calon penantin akan terkena imbas dari hewan yang dibunuh termasuk hal-hal yang tidak diinginkan selama pernikahan mereka.

7. Dilarang memotong rambut dan kuku

Saat ini jarang yang menurut dengan larangan ini karena banyak calon pengantin yang masih memotong rambut untuk merapikan rambutnya agar saat hari pernikahan ia tampak tampan dengan tatanan rambut yang rapi.

Untuk pengantin Perempuan biasanya menghias kukunya agar tampak bagus saat difoto atau salaman dengan tamu-tamu.

Zaman dahulu dipercaya bahwa jika calon pengantin memotong rambut dan kuku mereka akan mendatangkan petaka saat acara pernikahan.

8. Dilarang tidur larut malam

Tidur larut malam bisa menurunkan imun tubuh manusia. Jika calon pengantin tidur larut malam dikhawatirkan saat acara pernikahan malah badannya drop.

Sehingga disarankan calon pengantin menjelang pernikahan tidur teratur agar saat bangun badan lebih segar dan berdampak pada aura yang positif.

Selain itu, para calon pengantin juga sebaiknya makan makanan yang bergizi dan menghindari makanan instan atau cepat saji. (Oxta Enggar Pratiwi)

 

Editor : Achmad RW
#pengantin #pernikahan #jawa #Pantangan #Adat