RadarJombang.id - Rasa cemas seringkali muncul ketika seseorang merasa dibawah tekanan dan dibarengi dengan munculnya rasa takut.
Rasa cemas sendiri merupakan hal wajar dan normal yang dirasakan oleh semua orang terlebih ketika menghadapi sesuatu yang belum pernah pernah ditemui.
Rasa cemas yang berlebih bisa menjadi gangguan kecemasan atau yang biasa disebut anxiety, dimana rasa cemas tidak hanya mengganggu pikiran saja namun sudah mengganggu ke organ tubuh.
Seseorang yang mengalami gangguan kecemasan akan disertai dengan nyeri kepala, asam lambung meningkat (gerd), jantung terasa berdebar-debar, nafas terasa pendek, dan gelisah.
Dikutip dari Laman Youtube Kata Dokter, Berikut Jenis beberapa jenis gangguan kecemasan, antara lain:
1. Gangguan Panik
Serangan ganguan panik disebut panic attack, merupakan tipe gangguan yang intensitasnya paling berat.
Orang yang terkena panic attack akan merasakan dirinya seperti terkena seserangan jantung, tercekik, dan nafas terasa pendek.
2. Gangguan Cemas Menyeluruh
Tipe gangguan ini tidak seberat gangguan panik namun waktunya berlangsung lama.
Seperti dari pagi sampai malam diliputi rasa khawatir, cemas dan gelisah akan kehidupan sehari-hari atau yang biasa disebut overthinking.
3. Gangguan Fobia
Gangguan fobia merupakan suatu gangguan dimana seseorang merasa cemas terhadap objek atau situasi tertentu.
Terdapat 3 jenis gangguan ini, yakni agora fobia, fobia spesifik, dan sosial fobia.
4. Gangguan Obsessive-Compulsive
Gangguan ini biasa dikenal dengan OCD, yakni gangguan cemas yang ditandai dengan perilaku yang berulang-ulang misalnya cuci tangan berulang-ulang atau mengecek sesuatu berulang-ulang.
5. PTSD (post-traumatic stress disorder)
PTSD biasa disebut gangguan stress paska trauma. Gangguan ini didahului dengan peristiwa traumatis yang mengancam fisik, jiwa, dan kehidupannya.
Semua peristiwa traumatis tersebut dapat berdampak pada kondisi psikologisnya.
Setelah mengetahui beberapa jenis gangguan kecemasan, berikut cara mengatasi gangguan kecemasan, antara lain:
1. Meluangkan Waktu Untuk Diri Sendiri
Salah satu pemicu gangguan kecemasan dapat disebabkan oleh meningkatrnya hormon stress.
Dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri dapat membantu seseorang untuk melepaskan diri dari tekanan sosial dan membantu mengatasi masalah lebih efektif karena dapat menghilangkan stress.
2. Bercerita kepada Orang yang Dipercaya
Bercerita dengan orang yang dipercaya juga dapat membantu melegakan beban pikiran, entah itu keluarga, pasangan, atau sahabat.
Hal ini karena salah satu pemicu gangguan kecemasan ialah banyakanya beban yang ditanggung sendirian, dengan bercerita seseorang dapat membagi dan mengurangi beban berat yang sedang ditanggungnya.
3. Rutin Berolahraga
Olah raga dapat menjadi solusi untuk mengatasi gejala kecemasan secara alami.
Hal ini karena dengan olah raga dapat melepaskan hormon endorphin yang memmbuat suasana hati menjadi lebih baik.
untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dianjurkan rutin berolah raga selama 30 menit setiap hari atau 3-5 kali dalam seminggu.
4. Makan dan Minum Tepat Waktu
Makan dan Minum dengan tepat waktu dan cukup dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi gejala kecemasan.
Hal ini karena rendahnya kadar gula darah ketika telat makan dapat menyebabkan seseorang lebih mudah emosi dan cemas.
Begitu juga dengan kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat meningkatkan detak jantung dan memperburuk rasa cemas.
5. Tidur Dengan Cukup
Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan adalah dengan memiliki rutinitas waktu tidur yang cukup dan teratur.
Hal ini karena ritinitas waktu tidur memungkinkan kebiasan tidur yang sehat menjadi bagian dari hidup dan mengurangi tingkat stress.
Langkah awal dapat dimulai dengan tidur cukup setidaknya 7 jam per hari.
Editor : Achmad RW