Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Fenomena Bediding Bikin Udara Makin Dingin Akhir-Akhir Ini, Ini Penjelasan, Penyebab dan Pulau Terdampak di Indonesia

Magang • Sabtu, 27 Juli 2024 | 00:38 WIB
Ilustrasi bediding
Ilustrasi bediding

RadarJombang.id - Fenomena bediding kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Bediding merupakan fenomena yang dikenal dengan suhu tinggi yang ekstrem yang terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia.

fenomena ini menyebabkan penurunan suhu yang signifikan, terutama di daerah pegunungan dan dataran tinggi.

Apa itu Fenomena Bediding?

Bediding adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi cuaca dingin yang tidak biasa di Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah yang biasanya memiliki iklim tropis.

Biasanya suhu bisa turun drastis hingga mencapai titik terendah yang jarang terjadi di negara ini.

Dalam KBBI, Bediding merupakan suatu musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Biasanya fenomena ini terjadi sekitar Juli-September saat musim kemarau mencapai puncaknya.

Penyebab Bediding

Penyebab utama dari fenomena bediding ini terjadi karena beberapa faktor meteorologi, yaitu:

1. Monsoon Timur Laut yaitu angin dingin yang bertiup dari utara yang membawa udara dingin dari wilayah Asia

2. Inversi suhu yaitu kondisi dimana lapisan udara dingin terjebak di bawah lapisan udara hangat, menyebabkan penurunan suhu di permukaan.

3. Pengaruh El Nino dan La Nina yang yang mempengaruhi pola cuaca global dan menyebabkan perubahan suhu yang ekstrim.

Pulau Terdampak Bediding di Indonesia

Fenomena bediding ini melanda beberapa pulau, yaitu Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Pulau Jawa terletak disebelah selatan garis khatulistiwa, sehingga berbagai wilayah di dalamnya menjadi lebih dingin dibandingkan dengan biasanya karena fenomena bediding.

Bahkan pada beberapa wilayah yang terdampak pada fenomena ini bisa membuat embun membeku.

Umumnya, pada siang hari wilayah terdampak fenomena bediding ini akan terasa sangat panas karena matahari yang bersinar sangat terang sebab kurangnya produksi awan.

Opini menurut ahli meteorologi, Institut Teknologi Bandung, Dr. Budi Santoso, menjelaskan bahwa fenomena bediding merupakan fenomena alam yang wajar terjadi setiap tahun, terutama di musim kemarau.

Beliau menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak jangka panjang dari fenomena ini. (mg/riz)

Editor : Achmad RW
#fenomena #bediding #Terdampak #penyebab #dingin #penjelasan