Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

4 Kebiasaan Unik di Bulan Suci Ramadan yang Ternyata Hanya Ada di Indonesia, Nomor 2 Sering Bikin Kaget Orang Luar Negeri

Magang • Jumat, 22 Maret 2024 | 17:22 WIB
Ilustrasi pastrol sahur, kegiatan di bulan ramadan yang hanya ada di Indonesia
Ilustrasi pastrol sahur, kegiatan di bulan ramadan yang hanya ada di Indonesia

RadarJombang.id - Bulan Ramadan menjadi bulan yang ditunggu oleh seluruh umat islam di berbagai belahan dunia.

Bagaimana tidak, Keberkahan dalam bulan Ramadan sangat luar biasa dan tidak didapatkan di bulan-bulan lain.

Berbagai kegiatan dilakukan sebagai bentuk menyambut bulan Ramadan dan memeriahkannya dengan segala hal.

Di Negara Mesir, masyarakat akan menghias jalan dengan lentera selama Ramadan.

Adapun di India, masyarakat akan mengadakan Piknik Iftar atau berbuka bersama di jalan dengan menggelar tikar.

Di Indonesia sendiri, beberapa hal unik memang muncul hanya di bulan Ramadan.

Umat islam Indonesia akan merayakan momen-momen seperti sahur atau berbuka dengan cara yang meriah saat Ramadan.

Hal tersebut telah menjadi budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Berikut adalah 4 hal unik yang hanya ada di Indonesia saat bulan Ramadan:

1. Ngabuburit

Ngabuburit menjadi salah satu tradisi yang paling dinantikan saat Ramadan. Ngabuburit sebenarnya mempunyai arti bersantai menunggu sore.

Namun, istilah ini akhirnya merujuk pada waktu dimana umat muslim menunggu buka atau waktu menjelang buka puasa.

Umumnya orang-orang akan mengisi kegiatan ngabuburit dengan bersantai, mengunjungi tempat wisata, berburu takjil, berkumpul dengan keluarga atau teman.

Kegiatan, juga bisa berbentuk membaca Al-Qur'an hingga mendengarkan ceramah.

Hal ini dimaksudkan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar ketika berpuasa dengan kegiatan positif.

2. Membangunkan sahur dengan Bedug alias Patrol Sahur

Menabuh bedug untuk membangunkan orang sahur menjadi salah satu tradisi yang selalu dilaksanakan orang Indonesia selama bulan Ramadan.

Dengan menggunakan stik kayu, bedug akan dipukul dan ditabuh sebagai tanda dimulainya waktu sahur.

Sama halnya dengan bedug sahur, beberapa daerah di Indonesia juga terdapat tradisi klotekan, atau pastol sahur.

Di mana warga akan berkeliling kampung dengan membunyikan alat musik yang beragam sambil meneriakkan sahur dengan lantang.

3. Pasar Takjil

Di bulan puasa, umumnya jumlah penjual takjil akan meningkat.

Penjual-penjual dadakan tersebut akan berkumpul di suatu lokasi sehingga memunculkan keramaian dan menjadikannya seolah-olah pasar.

Para penjual tersebut juga didominasi oleh pedagang gorengan, bubur, es dan berbagai makanan lainnya.

Baca Juga: Pentingnya Menyadari Nilai Spiritual dan Sosial Dalam Praktik Puasa Ramadan

Meningkatnya jumlah pedagang ini dikarenakan omset penjualan yang didapatkan saat bulan puasa bisa lebih besar ketimbang hari-hari biasa.

Hal ini juga memudahkan orang-orang yang berpuasa untuk berburu kudapan menjelang berbuka puasa.

4. Mudik

Menjelang akhir Ramadan, masyarakat kota akan memutuskan pulang ke desa untuk merayakan hari raya Idul Fitri dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Istilah ini dikenal dengan mudik, uniknya mudik berasal dari kata bahasa jawa "mulih dilik" yang berarti pulang sebentar saja.

Meskipun juga dilakukan saat menjelang natal, Tradisi ini ternyata sudah berlangsung selama beberapa dekade sejak tahun 70-an.

Itulah 4 hal unik ketika ramadhan yang hanya ditemui di Indonesia.

Pastinya hal-hal tersebut menjadi sesuatu yang mengesankan karena tidak terdapat pada hari-hari biasa. (mg5/riz)

Editor : Achmad RW
#kebiasaan #Ramadan #hanya ada di Indonesia #unik