RADAR JOMBANG - Fenomena ketindihan saat tidur mungkin banyak dialami orang di Dunis.
Fenomena ketindihan, bisa dipahami sebagai kondisi tak bisa bergerak saat tidur, bahkan seringkali diiringi sulitnya bernafas.
Fenomena ketindihan ini, seringkali dihubungkan dengan ulah makhluk halus. Namun benarkah demikian?
Dikutip dari beberapa sumber inilah beberapa fakta dan mitos ketindihan.
1.Ketindihan karena ditindih jin adalah mitos
Banyak yang mengatakan bahwa ketindihan adalah berdasarkan gangguan jin dan itu adalah mitos.
Menurut dr. Merry Dame Cristy Pane salah satu Lulusan fakultas kedokteran universitas Lampung dan dikutip dari Alodokter berpendapat dimana seseorang bisa mengalami kelumpuhan saat tertidur.
Fenomena itu, dinamakan sleep paraliysis. Kondisi itu bisa disebabkan terlalu capeknya otot dibadan sehingga otak mengsugesti tubuh kita agar tidak bisa tergerakan.
2.Ketindihan selalu menakutkan
Karena banyak yang mengatakan kalau ketindihan adalah gangguan makhluk halus,maka kebanyakan yang terkena tindih merasa di apit 2 makhluk mistis,
Padahal itu hanya sugesti otak kita saja makanya kita ketakutan.
3. Ketindihan ternyata membahayakan
Semua orang yang pernah tertindih biasanya mengaku ketakutan dan merasa itu hal yang sangat berbahaya untuk dirinya.
Bahkan beberapa kasus ketindihan di kaitkan dengan hal yang membahayakan.
Padahal dalam ilmu medis ketindihan bukan sesuatu yang membahayakan.
4. Hanya orang tertentu yang terkena ketindihan
Karena ketindihan selalu dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis, sehingga munculah presfektif bahwa ketindihan hanya untuk orang tertentu saja
Padahal sebenarnya kasus ini tidak berdasarkan hal tersebut menurut penelitian Blom kemungkinan 1 dari 10 orang bisa mengalami kelumpuhan tidur. (mg2/riz)
Editor : Achmad RW