RADAR JOMBANG – Hujan menjadi hal yang ditunggu-tunggu banyak orang setelah kemarau panjang ini.
Hujan juga telah mulai turun Jombang, Jumat (3/11) siang hingga sore kemarin.
Saat hujan pertama datang, beberapa orang sengaja menampung air yang konon katanya bisa dijadikan obat, hingga membawa manfaat tertentu.
Namun bagi sebagian orang hujan pertama justru diyakini membawa penyakit karena kotoran yang menumpuk di langit.
Bagaimana faktanya?
Dilansir dari berbagai sumber, Pada umumnya, air hujan yang bisa bikin sakit adalah mitos.
Faktanya, kekebalan tubuh menjadi faktor utama penyebab seseorang sakit.
Jika bermain hujan ketika daya tahan tubuh sedang lemah, maka air hujan bisa membawa dampak sakit bagi tubuh.
Namun saat air hujan pertama kali turun setelah kemarau. Baiknya tidak langsung mandi hujan.
Jika ingin bermain hujan, maka tunggu lima menit setelah hujan pertama turun.
Sebab air hujan pertama biasanya kotor. Apalagi air yang turun tidak langsung dari langit ke tanah, seperti harus melalui dahan pohon, atau genting rumah.
Dipastikan air tersebut keruh karena membawa debu yang menempel di benda sebelumnya.
Lalu, apakah menampung air hujan pertama setelah musim kemarau lalu dikonsumsi bisa membawa banyak manfaat?
Ternyata faktanya air hujan memang memiliki manfaat untuk kesehatan.
Namun baiknya tidak menggunakan air hujan pertama yang turun usai kemarau untuk dikonsumsi.
Karena polusi yang masih kotor, membuat air hujan yang turun pertama, memiliki partikel yang membahayakan untruk tubuh.
Tidak disarankan untuk mengkonsumsinya ataupun menampungnya.
Penyakit yang bisa ditumbulkan karena air hujan yang tercampur bakteri ialah, diare, disentri dan lain sebagainya. (wen/riz)
Editor : Achmad RW